riau24

Datangi Lokasi Banjir di Pangean, Kapolres Himbau Masyarakat Agar Lebih Waspada

Replizar
Rabu, 25 Desember 2019 | 05:52 WIB
Kapolres Kuansing AKBP Henky Poerwanto, SIK meninjau banjir (foto/zar) R24/zar Kapolres Kuansing AKBP Henky Poerwanto, SIK meninjau banjir (foto/zar)

RIAU24.COM - KUANSING- Curah hujan yang cukup tinggi sejak hari Minggu (22/12) lalu kembali membuat luapan Sungai Batang Kuantan, telah memasuki tempat tinggal masyarakat Desa Pauh Angit Kecamatan Pangean, Selasa (24/12).

Kapolres Kuansing AKBP Henky Poerwanto, SIK. M.M beserta pejabat Polres dan Kapolsek Pangean melakukan peninjauan ke lokasi banjir tersebut,   beberapa rumah, lahan sawah dan perkebunan milik masyarakat yang tergenang banjir.


BACA JUGA : Kuansing Akan Terapkan New Normal, Ini Langkah-langkah Yang Bakal Dilakukan




Luas banjir mencapai 25 Hektare dengan ketinggian banjir 30-70 Cm. Rumah yang terendam banjir sekitar 50 rumah, sementara luas kebun atau sawah yang ikut terendam yaitu mencapai 40 Hektare. Sementara jumlah warga yang mengungsi belum ada.

Dalam peninjauan lokasi banjir tersebut, Kapolres Kuansing yang didampingi Camat Pangean, Mahviyen Trikon Putra,SE langsung menemui masyarakat korban banjir, yang rumahnya tergenang.

BACA JUGA : Tinjau Posko Perbatasan, Ini Harapan Bupati Mursini



Kapolres mengingatkan masyarakat,  untuk selalu waspada. Curah hujan sampai saat ini masih cukup tinggi, sehingga masyarakat perlu waspada kerena ketinggian air bisa saja bertambah bila terus hujan. Masyarakat juga diminta waspada terhadap bahaya masuknya hewan-hewan liar ke dalam rumah, seperti buaya, ular serta hewan melata lainnya dikarenakan kondisi banjir tersebut. 

"Rata-rata rumah warga terendam sekitar 30-70 cm. Pada kesempatan peninjauan, Kapolres Kuansing juga menyerahkan bantuan kepada masyarakat Ds. Pau Angit guna keperluan makan sehari-hari," tukasnya. (R24/Zar)



Informasi Anda Genggam



Loading...