Menu

Sempat Dihapus di Era Ahok, Jokowi Minta BPBD Kota Diaktifkan Kembali Untuk Atasi Banjir Jakarta

Devi 4 Jan 2020, 09:04
Sempat Dihapus di Era Ahok, Jokowi Minta BPBD Kota Diaktifkan Kembali Untuk Atasi Banjir Jakarta
Sempat Dihapus di Era Ahok, Jokowi Minta BPBD Kota Diaktifkan Kembali Untuk Atasi Banjir Jakarta

RIAU24.COM -  Untuk mengatasi banjir di Jakarta, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta dihidupkan kembali sampai tingkat kota. Hal ini pun direspon oleh pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang menyebut akan mengajukan kembali hal itu kepada Gubernur Anies Baswedan. Sebagai informasi, BPBD Kota sebelumnya dihapus di era Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala BPBD DKI Jakarta Subejo, di Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat 3 Januari 2020, "Mau diaktifkan kembali. Kita akan mengusulkan kepada Gubernur. Itu kan Pergub bisa. Dulu zaman Pak Ahok (Basuki Tjahaja Purnama dihapus). Belum tahu saya (alasannya)," ucapnya.

Menurut Subejo, kerja BPBD masih bisa lebih cepat jika ada di tingkat kota. Dia menyebut bisa memberikan masukan penanganan kepada wali kota.

"Rantai kendali makan enak, cepat. Ini kan jadi... Masih kurang terjangkau dengan efektif. Meski penanggung jawab wali kota, dan jajaran. Tapi ada orang kita di situ kakinya yang yang istilahnya, fasilitasi memberikan masukan, bisa respon duluan," sebut Sutejo.

Sebelumnya, Kepala BNPB Doni Monardo mengatakan Jokowi memberi perhatian pada pengaktifan kembali BPBD. BPBD diminta diaktifkan sampai tingkat kota dan kabupaten.

"Arahan Bapak Presiden adalah untuk mengaktifkan kembali seluruh BPBD. Bukan hanya di tingkat provinsi tapi di tingkat kabupaten kota, terutama juga DKI Jakarta," kata Doni di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Jumat, 3 Januari 2020.

Sambungan berita:  
Halaman: 12Lihat Semua