Gandeng PT BOS, Petani Sawit KUD Tenera Jaya Tumbang Perdana Peremajaan Sawit

Satria Utama
Selasa, 07 Januari 2020 | 10:38 WIB
Pengurus koperasi Tenera Jaya dan manajemen PT BOS berfoto bersama R24/saut Pengurus koperasi Tenera Jaya dan manajemen PT BOS berfoto bersama

RIAU24.COM -  PELALAWAN - Petani Kelapa Sawit yang tergabung dalam KUD Tenera Jaya, di Desa Bandar Panjang, Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau melakukan Tumbang Perdana pada program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) tahun 2020, Senin (6/1/2020).

Pelaksanaan Tumbang Perdana ini menandai dimulainya program PSR tahap I tahun tanam 2020 yang bermitra dengan PT Buana Orbit Sejahtera  untuk Kabupaten Pelalawan, di Kecamatan Kerumutan, dengan luas 128 hektare. 

Baca juga: Hotspot Pulau Sumatera Merajalela, BMKG: Muncul 70 Titik Panas di Provinsi Riau

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Mazrun, Kabid Heri Ardiansyah P, Ketua KUD Tenera Jaya Istiar, Perwakilan PT Sawit Lembah Subur (SLS) Tidar, dan perwakilan KUD di Kecamatan Kerumutan. 

Ketua KUD Tenera Jaya, Istiar mengaku, petani sawit sangat senang dengan program PSR ini. Karena, ada dana dari BPDPKS memberikan bantuan dana sebesar Rp25 juta per hektar.

"Kita berharap dengan bermitra dengan PT BOS pekerjaan PSR bisa berjalan dengan baik. Ini awal, masih ada lagi," jelasnya kepada wartawan, usai kegiatan tumbang perdana. 

Baca juga: Ini Provinsi di Pulau Sumatera yang Terdeteksi Hotspot

Dia berharap, dengan bermitra bersama PT BOS hasilnya bisa sama dengan yang ada di KUD Bangkit Usaha Makmur, Kecamatan Kabun, Kabupaten Rokan Hulu. "Di KUD BUM, Rohul hasilnya bagus kerja dari PT BOS. Harapan kita di KUD Tenera Jaya juga sama. Ini harapan kita," jelasnya. 

Salah seorang petani yang mengaku bernama Ramadan mengatakan, program PSR memang harus dilakukan di tempatnya karena memang, usia sawit yang sudah 32 tahun. "Ya, senanglah pak. Dari melihat cara kerjanya saya pribadi cukup senang," ucapnya. 

Kabid Perkebunan, Dinas Perkebunan dan Peternakan Pelalawan, Heri Ardiansyah P, menjelaskan, dari Dinas Perkebunan dan Peternakan Pelalawan, sangat fokus pada komoditas perkebunan ini. Saat ini tengah menyusun rencana untuk memulai hilirisasi dan berharap bisa dibantu dalam hal ini.

"Secara total, program replanting di Kabupaten Pelalawan akan mencakup lahan seluas lebih dari 4800 hektare. Bantu kami ya," sebutnya. 

Pada kegiatan itu terlihat Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Pelalawan, Mazrun yang melihat secara langsung kerja tumbang perdana tersebut. 

Didampingi perwakilan PT BOS Alexander Pranoto dan Antoni, Kadisbun Pelalawan tersebut mengamati kerja dari dua eksavator dalam melakukan Chipping.  Bukan itu saja, Kabid Perkebunan Heri juga naik ke eksavator melihat operator bekerja.

Terlihat juga saat kegiatan seluruh tamu yang hadir melakukan pemotongan tumpeng dan doa bersama, agar kegiatan ini berjalan dengan baik.***

 


Informasi Anda Genggam


Loading...