riau24

Polemik Wakil Bupati Kampar, PPP Akan Jalin Komunikasi Dengan Parpol Pengusung

Rabu, 08 Januari 2020 | 10:28 WIB
Husaimi Hamidi R24/riko Husaimi Hamidi

RIAU24.COM -  Wakil ketua DPW PPP Riau Husaimi Hamidi tidak tahu alasan kenapa wakil bupati Kampar sampai saat ini belum terisi pasca Azis Zaenal meninggal. Padalah katanya sebagai partai pengusung PPP sudah mendorong Afrizal dalam Rapimcap sebagai calon wakil bupati Kampar. 


BACA JUGA : Tak Dimasukkan Zulkifli Hasan dalam Daftar Pengurus, Amien Rais pun Terbuang dari PAN,


"Kita tidak tahu ya kenapa belum terisi, padahal kita mendorong Afrizal sebagai calon. Dia kita calonkan bukan karena anak almarhum Bupati Azis Zaenal Dia juga kader partai yang kita lihat kompetisinya bagus, "kata Husaimi. 

Maka dari itu untuk menyelesaikan polemik wakil bupati ini, Husaimi mengaku akan turun kelapangan untuk berkomunikasi dengan partai pengsusung terkait permasalah wakil bupati yang hingga sampai saat ini belum ada. Sebab Ia menilai tidak adanya wakil bupati ada ketimpangan dalam memikirkan Kampar kedepanya. 

"Kalau berdua alangkah lebih baik dalam mengurus Kampar yang begitu besar sebab kelau satu ada ketimpangan jadi harus dipahami oleh rekan-rekan di Kampar," ujar. ketua Desk Pilkada PPP Riau ini. 

Husaimi menambahkan wakil bupati ini tidak harus persetujuan bupati, cukup membentuk panitia di DPRD lalu dipilih siapa calon yang akan dilantik. 

Sebelumnya Partai PKB Riau juga mempertanyakan alasan kenapa wakil bupati Kampar belum dipilih. Menurut sekretaris DPW PKB Riau Ade Agus Hartanto melihat ada masalah lobi-lobi politik yang belum tuntas antara partai pengusung. 

"Selain dari lobi-lobi politik dari partai pengusung juga tidak ada keseriusan dari Bupati untuk mencari wakil untuk memimpin Kampar yang begitu luas,"kata Ade. 

BACA JUGA : Virus Corona Mewabah, PKB Riau Rekomendasikan Pilkada Dilaksanakan 2021

Ade juga menuding tidak adanya wakil Bupati, karena Catur Sugeng sedang menikmati kesendirianya sebagai Bupati sehingga lepas tangan untuk mencari wakilnya. 

"Aziz-catur ini kan banyak partai pendukungnya seharusnya diajak semunya untuk mendudukan siapa yang akan dipilih sebagai wakil Bupati. Dan bupati juga demikian bukan malah menikmati kesendirianya. Jika menikmati kesendirianya tipikal Bupati seperti ini harus diberi garis merah, "terangnya.

Ade juga mengakui soal wakil Bupati Kampar sebagai salah satu partai pengusung pihaknya sudah berkomunikasi dengan DPC PKB untuk menyelesaikan wakil Bupati Kampar ini. 

"Soal usulan nama calon kita serahkan pada DPC. Sebab apa yang diusulkan kita akan mendukung, "tutupnya.

 

 

Penulis: R24/riko



Loading...