Menu

Usai Pangkalanya Dirudal, Amerika Serikat Siap Bernegosiasi dengan Iran Tanpa Syarat

Riko 10 Jan 2020, 09:13
Donald Trump (net)
Donald Trump (net)

RIAU24.COM -  Amerika Serikat (AS) menyatakab siap bernegosiasi dengan Iran tanpa prasyarat, menyusul menurunya eskalasi ketegangan antara kedua belah pihak. Demikian disampaikan AS dalan sebuah surat pada Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). 

Surat itu juga diperkuat pernyataan duta Besae AS untuk PBB Kelly Craft mengungkapkan terganggunya perdamaian international dan keamanan atau eskalasi oleh pemerintahan Iran. 

Tapi sayangnya, permohonan negosiasi itu justru ditolak mentah-mentah oleh Iran. Duta Besar Iran untuk PBB Majid Takht Ravanchi mengungkapkan bahwa tawaran perundingan dari AS sebagai hal yang tidak bisa dipercaya. “Pada saat bersamaan, AS juga memberikan sanksi ekonomi kepada Iran,” katanya dilansir Reuters.

Bukan kali ini saja Trump menawarkan perundingan tanpa syarat. Dia pernah meminta perundingan dengan Presiden Iran Hassan Rouhani. Namun, itu tidak terealisasi. Apalagi September lalu, pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Khamenei menyatakan Iran tidak akan pernah menggelar perundingan bilateral dengan AS.

Presiden AS Donald Trump menuding Iran "sepertinya akan mundur" setelah menembakkan rudal ke pangkalan udara AS di Irak. Dia juga menegaskan bahwa tidak ada prajurit AS atau Irak yang tewas dalam serangan itu, dan pangkalan itu hanya mengalami kerusakan kecil.

Trump juga mengatakan bahwa kekuatan AS, baik militer maupun ekonomi, adalah langkah pencegahan terbaik. "Faktanya, bahwa kita mempunyai militer dan peralatan hebat, tidak berarti kita harus menggunakannya,” tuturnya.

Halaman: 12Lihat Semua