Menu

Sandiaga 'Digoda" Jokowi dan BG Sebagai Calon Kuat Capres, Prabowo Beri Lampu HIjau Tapi Sebutkan Hal Ini

Siswandi 21 Jan 2020, 10:08
Prabowo Subianto
Prabowo Subianto

RIAU24.COM -  Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Sandiaga Uno, sempat dua kali 'digoda' dan disebut sebagai calon kuat pada ajang Pemilihan Presiden tahun 2024 mendatang. Pertama dilontarkan Presiden Jokowi dan disusul oleh Kepala BIN Budi Gunawan. 

Terkait hal itu, Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, tidak mempermasalahkan dan memberi lampu hijau kepada mantan calon pendampingnya dalam ajang Pilpres 2019 lalu. Prabowo mengatakan, Sandi bisa saja menjadi capres di 2024.

"Bisa saja, bisa," lontarnya, usai rapat dengan Komisi III DPR RI, Senin 20 Januari 2020 kemarin di Gedung DPR Senayan, Jakarta.

Dilansir detik dan tempo, Senin 21 Januari 2020, Prabowo lebih lanjut mengatakan, kontestasi di 2024 masih lama untuk diperbincangkan. "Masih lama, masih lama itu," tambahnya. 

Sebelumnya Presiden Jokowi melontarkan prediksi bahwa Sandiaga berpotensi menjadi penggantinya di 2024. Hal ini dia sampaikan saat menghadiri pelantikan Badan Pengurus Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) di Hotel Raffles, Jakarta pada Rabu pekan lalu, 15 Januari 2020.

Jokowi awalnya berkelakar bahwa di antara kader Hipmi ada yang akan menjadi penggantinya. Emoh menyebut nama, Jokowi hanya berujar orang yang dia maksud baru saja berdiri. Hanya Sandiaga ketika itu yang berdiri saat Jokowi berpidato.

Selain kode dari Jokowi, guyon serupa juga dilontarkan Kepala Badan Intelijen Negara Jenderal Budi Gunawan. Kelakar itu disampaikan Budi Gunawan saat pelantikan PB eSports Indonesia di Hotel Kempinski Jakarta, Sabtu, 19 Januari 2020.

Dalam pidatonya, Budi Gunawan menyebut bahwa jumlah bonus demografi Indonesia akan terus meningkat sekitar 52 persen dari jumlah penduduk Indonesia. Pria yang biasa disapa BG ini pun lantas langsung mengaitkan persentase serta jumlah anak muda penggemar eSports itu bisa menyumbangkan banyak suara bagi Sandiaga Uno apabila menjadi calon presiden 2024.

Sedangkan dalam dua kesempatan itu, Sandiaga tidak terlalu merespon kode yang ditujukan kepada dirinya tersebut. Sandiaga menilai, ucapan Jokowi dan Budi Gunawan hanya candaan belaka. ***