Menu

Viral, Seorang Pria Melayu Membersihkan Rumah Keluarga Miskin Milik Warga Tionghoa yang Mirip Kapal Pecah Secara Gratis di Malaysia

Devi 21 Jan 2020, 10:23
Viral, Seorang Pria Melayu Membersihkan Rumah Keluarga Miskin Milik Warga Tionghoa yang Mirip Kapal Pecah Secara Gratis di Malaysia
Viral, Seorang Pria Melayu Membersihkan Rumah Keluarga Miskin Milik Warga Tionghoa yang Mirip Kapal Pecah Secara Gratis di Malaysia

RIAU24.COM -  Tahun Baru Cina (Imlek) sudah didepan mata, Terlepas dari perbedaan agama, semua warga keturunan Tionghoa bersiap untuk memasuki perayaan Tahun Baru Cina. Lagipula, dengan semua dekorasi Tahun Baru Cina, musik, dan pakaian ang ang yang dijual di begitu banyak pengecer mode besar, sulit untuk tidak merasa bersemangat menyambut tahun baru tersebut. Tetapi tidak semua keluarga dapat mengalami sukacita yang sama.

Dalam sebuah postingan Facebook yang diunggah oleh netizen di Malaysia bernama Mohd Fadli Salleh, ada sebuah keluarga Cina yang tinggal di flat Program Perumahan Rakyat (PPR) yang meminjam kamar mandinya untuk digunakan anak-anak mereka sebelum berangkat ke sekolah.

Bingung karena keluarga tersebut harus berbagi kamar mandi dengan tetangga mereka, Mohd Fadli memutuskan untuk menyelidiki, dan menyadari bahwa keluarga tersebut tinggal di rumah yang lebih pantas disebut sebagai tempat sampah.

“Rumah mereka terlihat seperti 'tongkang pecah' (kapal yang tenggelam). Tidak, itu terlihat lebih buruk daripada 'tongkang pecah'. "

Segera terungkap bahwa keluarga tersebut berada dalam posisi yang sulit secara finansial. Kepala keluarga di rumah tersebut tidak dapat bekerja karena dia menderita sejumlah penyakit kronis, dan satu-satunya pencari nafkah keluarga adalah istrinya, yang bekerja sebagai tenaga cleaning service di sebuah hotel di Ampang. Meskipun begitu, mereka tidak pernah mengabaikan pendidikan dua anak kecil mereka.

"Ketika saya berada di sana, dua anak sedang menghadiri kelas kuliah gratis yang ditawarkan oleh asosiasi penduduk setempat," kata Mohd Fadli.

Jadi mengapa anak-anak mereka perlu meminjam kamar mandi tetangga mereka?

Nah, ternyata, keluarga tidak mampu membayar tagihan air mereka sendiri dan air ke rumah mereka telah terputus. Bahkan, mereka bahkan tidak mampu membayar sewa, dan telah diancam penggusuran. Sampah memenuhi rumah, karena ayah keluarga selalu mengumpulkan sampah dengan harapan bisa mendaur ulangnya untuk uang, tetapi tidak pernah bisa melakukannya sendiri. Bagaimanapun, keluarga itu tinggal di lantai 11.

Melihat situasi yang dihadapi, Mohd Fadli menggulung lengan bajunya dan membuat keputusan untuk membantu keluarga sendiri. Ia berhasil mengatur kesepakatan agar air bersih dipulihkan di rumah mereka, dengan syarat bahwa uang sewa mereka naik hingga dua kali lipat. Dia kemudian meminta bantuan Muhammad Irwan dan organisasinya, Dana Kita, untuk membantu membersihkan sampah di flat dan memperbaikinya.

Seluruh proses pembersihan rumah memakan waktu dua minggu dan tiga wadah besar untuk mengosongkan semua sampah yang ada di rumah. Mereka bahkan mengecat dinding lagi, dan memasang keramik di lantai dan membelikan keluarga tersebut satu set meja makan yang baru, lengkap dengan barang pecah belah baru! Selain itu, mereka membeli kasur baru keluarga, dan tirai untuk jendelanya. Itu sangat manis! Sekarang keluarga akan dapat merayakan Tahun Baru Cina dengan sukacita, hal yang belum pernah mereka lakukan bertahun-tahun!

"Selama kami mampu, Dana Kita dan saya akan selalu ada untuk membantu mereka yang membutuhkan, terlepas dari ras, agama atau budaya."

Postingan tersebut telah mengumpulkan lebih dari 5.200 tanda suka, dan mendapatkan pujian dari para netizen Malaysia di seluruh dunia. 

Ini menunjukkan bahwa apa pun ras Anda, mengulurkan tangan kepada orang yang membutuhkan dapat membuat perbedaan besar dalam hidup mereka. Selamat Tahun Baru Imlek semuanya!

 

R24/DEV