Soal Jiwasraya, Bamsoet: Panja Lebih Baik Daripada Pansus

Bisma Rizal
Minggu, 26 Januari 2020 | 06:14 WIB
Skandal korupsi Jiwasraya (foto/int) R24/bis Skandal korupsi Jiwasraya (foto/int)

RIAU24.COM - JAKARTA- Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) menyebutkan, pembentukan panitia khusus (pansus) atas terjadinya dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya (Persero) sebaiknya dihindari. Hal ini untuk menghindari kegaduhan yang tidak perlu.

"Kita hindari (pembentukan) pansus karena untuk mengurangi kegaduhan yang tidak perlu. Dengan adanya panja di Komisi XI maupun di Komisi VI itu bisa paralel," ujar Bamsoet kepada wartawan di Cililitan, Jakarta Timur, Sabtu (25/1/2020).

Baca juga: Kader Bela Istri AHY yang Viral Karena Ayat Al Quran, Dede Budhyarto: Kerjaan Sampingan



Yang dimaksudkan dengan paralel adalah bekerja dalam waktu yang bersamaan dengan langkah-langkah yang dilakukan Kejaksaan Agung (Kejagung).

Bamsoet juga tidak mempermasalahkan bila nantinya Komisi III melakukan pembentukan Panja. Sebagaimana, Komisi yang menangani bidang hukum ingin menelusuri adanya tindak pidana dalam kasus Jiwasraya.

Baca juga: Ribuan Warga Indonesia Meninggal Saat Jalani Isolasi Mandiri, Budi Gunadi Sadikin : Covid-19 Bukan Sakit Aib



"Begitu juga dengan Komisi III DPR, saya dengar ingin membuat panja penegakan hukum untuk (menelusuri) adanya tindak pidana atau tindakan melawan hukum dari kasus Jiwasraya. Itu tidak dilarang," kata Bamsoet.

Ia menambahkan, dugaan korupsi Jiwasraya itu sedang disidik oleh Kejaksaan Agung (Kejagung). Sehingga diharapkan semua pihak dapat mempercayakan hal itu.

"Menurut saya kita percayakan kejaksaan untuk menuntaskannya," kata dia. (R24/Bisma) 


Informasi Anda Genggam


Loading...