riau24

Meski Virus Corona Tengah Merebak, Buah-buahan Lokal ini Justru Jadi Primadona

Minggu, 26 Januari 2020 | 10:56 WIB
Ilustrasi/net R24/ibl Ilustrasi/net

RIAU24.COM - Meksipun saat ini wabah virus corona masih terus merebak, produk-produk lokal saat ini justu menjadi banyak diminati. Salah satunya pada produk buah-buahan. Memang, buah impor asal China selama ini cukup mendominasi, khususnya saat Imlek.

Merebaknya virus dari China itu membuat buah lokal kembali manjedi primadona bagi masyarakat Indonesia. Yanti, salah satu pedagang buah di daerah Cimanggis mengatakan, seminggu ini buah lokal laris dan lebih diminati ketimbang buah asal China.

"Buah lokal yang paling laris. Sekarang mah mereka (pelanggan) enggak mau beli buah impor ya karena mahal, terus karena enggak aman kayak ada virus corona itu, jadi banyak pilih buah lokal," kata Yanti seperti diberitakan Sindonews.com, Ahad, Minggu, 26 Januari 2020.

space

BACA JUGA : Kasus Fitnah Novel Baswedan Yang Dilakukan Politikus PDIP Dewi Tanjung Masuk Tahap Penyidikan


Yanti mengatakan jikabuah yang paling diminati pembeli adalah jeruk Medan serta apel Malang. Keduanya merupakan subtitusi jeruk dan apel impor yang biasanya mendominasi. Apalagi, rasa dan harga kedua komoditas ini bersaing serta dinilai lebih aman dikonsumsi.

"Biasanya sih paling banyak jeruk Medan yang dibeli sama apel Malang, karena kalau jeruk Mandarin kadang enggak ada yang beli karena takut ada penyakit itu, jadinya pada beli jeruk Medan kalau mau jeruk," terangnya.

Sementara itu, Eko karyawan di salah satu supermarket modern mengatakan buah impor asal China beberapa waktu belakangan ini memang jarang dibeli. Penjualan buah pun didominasi dari buah lokal seperti durian, jeruk Medan dan apel Malang.

space

BACA JUGA : Djarot Sebut Ahok Memang Tak Mau Gabung PSI, Karena Mantap Pilih PDIP

space

"Kebanyakan sih lokal semua. Kalau impor paling baru sampai itu dari Amerika kayak apel. Kalau yang dari China dari sih banyak stok, tapi jarang dibeli jadi kita minta pasokannya sedikit aja, enggak kita keluarin banyak," tuturnya.

Penulis: R24/ibl





Loading...