Virus Corona Telah Mencapai Xinjiang, Jutaan Orang Di Kamp Penahanan Uyghur Beresiko Terkena Infeksi

Devi
Senin, 27 Januari 2020 | 09:31 WIB
Virus Corona Telah Mencapai Xinjiang, Jutaan Orang Di Kamp Penahanan Uyghur Beresiko Terkena Infeksi R24/dev Virus Corona Telah Mencapai Xinjiang, Jutaan Orang Di Kamp Penahanan Uyghur Beresiko Terkena Infeksi

RIAU24.COM -   Sebelum seluruh epidemi Coronavirus dimulai, Cina menjadi pusat perhatian karena kamp konsentrasi Uyghur yang menampung jutaan Muslim. Sekarang, keduanya telah menjadi berita utama karena Wuhan Coronavirus telah mencapai Xinjiang.

Dilaporkan oleh Radio Free Asia bahwa dua pria, berusia 52 dan 47 tahun telah dipastikan terinfeksi pada Kamis (23 Januari). Menurut Business Insider, ini telah memicu kekhawatiran hampir satu juta tahanan di kamp tidak berdaya melawan infeksi.

Baca juga: Menurut Studi, Diet Model Ini Berpotensi Turunkan Hipertensi

Kabarnya kondisi kamp yang buruk dan infrastruktur serta fasilitas penahanan yang buruk menjadikannya tempat yang ideal untuk menyebarkan penyakit dan infeksi. Business Insider juga melaporkan bahwa setidaknya ada 465 kamp penahanan di seluruh Xinjiang. Para penghuni di sana dikatakan memiliki tempat sampah plastik sebagai toilet dan memiliki kamar-kamar kecil sehingga mereka perlu tidur bergiliran.

Salah satu mantan tahanan di sana yang bernama Omir mengatakan bahwa ia harus berbagi kamar dengan 45 orang lainnya dan tidur secara bergantian karena ruang yang sempit. Sementara itu, tahanan lain, Sayragul Sauytbay, yang melarikan diri dari kamp pada Maret 2018, mengatakan,

"Makanan di sana buruk, waktu tidurnya tidak bagus dan kebersihannya buruk."

Baca juga: Waspada Air Kelapa untuk Ibu Hamil, Ini Akibat yang Akan Terjadi Menurut dr. Zaidul Akbar

Presiden Kongres Dunia Uyghur, Dolkun Isa mengatakan, seperti dikutip oleh Business Insider bahwa pengenalan virus ke dalam kamp akan memiliki implikasi serius bagi para tahanan. Jutaan nyawa akan terancam.

Sementara itu, James Millward, seorang profesor sejarah Cina dan Asia Tengah di Universitas Georgetown, mengatakan kondisi yang buruk, kebersihan yang buruk, dingin, dan sistem kekebalan tubuh yang terganggu dapat menyebabkan bencana besar.

 

 

 

R24/DEV


Informasi Anda Genggam


Loading...