riau24

Antisipasi Penyebaran Virus Corona Diskes Siak Lakukan Pemeriksaan di Pelabuhan Buton

Rabu, 29 Januari 2020 | 14:14 WIB
Pemkab Siak antisipasi penyebaran virus Corona (foto/int) R24/lin Pemkab Siak antisipasi penyebaran virus Corona (foto/int)

RIAU24.COM - SIAK- Dinas Kesehatan Kabupaten Siak menerjunkan sejumlah petugas untuk melakukan pemeriksaan di Pelabuhan Tanjung Buton, Kecamatan Sungai Apit. Hal itu untuk mencegah masuknya virus corona yang teridentifikasi menyebar di Wuhan, China. Pelabuhan itu dipilih lantaran menjadi pintu masuk warga lokal maupun asing ke Siak, Riau.


BACA JUGA : Masih Diliburkan Karena Corona, Wali Murid Jemput Soal Ujian Semester Akhir di MDTA Syahabuddin Siak




"Mulai Senin kemarin petugas mulai kita turunkan ke pelabuhan. Ini bagian dari pencegahan virus itu masuk ke Indonesia, khusunya Siak dan Riau," kata Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Siak, Toni Candra Rabu (29/01/2020).

Toni menjelaskan, setiap orang yang datang dari luar via pelabuhan Tanjung Buton bakal diperiksa oleh petugas kesehatan. Pemeriksaan dilakukan secara manual, tanpa alat pendeteksi panas thermo scanner.

"Kalau di Riau, alat pendeteksi panas itu di pasang hanya dua tempat, di Bandara Sultan Syarif Kasim II (SSK II) Kota Pekanbaru dan Dumai. Kalau di Pelabuhan TJ Buton, secara manual," terang Toni.

BACA JUGA : Sejumlah ODP di Siak Ternyata Dari Keluarga Tak Mampu, Pemkab Siak Beri Bantuan Sembako



Maka itu, setiap penumpang yang turun dari kapal, langsung diperiksa oleh petugas. Bahkan tidak hanya orang Asing. Warga Indonesia yang ingin ke Riau via pelabuhan tadi tetap diperiksa.

"Terutama bagi yang datang dari Malaysia dan Singapura melalui Batam ke Riau via Tanjung Buton. Memang pelabuhan dan bandara di Batam, alat pendeteksi panas tadi juga di pasang. Tapi, untuk mengantisipasi, tidak ada salahnya kita lakukan pemeriksaan. Agak sedikit ngantri memang. Tapi ini demi keselamatan kita bersama," ujarnya.

Sementara itu ,Direktur RSUD Tengku Rafian Siak, dr Benny Chairuddin juga menegaskan bahwa belum ada pasien yang di rawat di RSUD lantaran terkena atau tertular virus yang berasal dari negeri tirai bambu tersebut.

"Moga-moga tidak ada. Kalau pun ada, rumah sakit rujukannya hanya di RSUD Arifin Ahmad. Sesuai surat keputusan Kemenkes, di Riau, RSUD Arifin Ahmad yang direkomendasikan sebagai rujukan jika ada warga Riau yang kena atau tertular virus tersebut," singkat Benny. (R24/Lin)

Penulis: R24/lin



Loading...