riau24

Desak Tuntaskan Persoalan Ijazah Palsu, DPC PP dan Mahasiswa Peduli Daerah Datangi DPRD Kuansing

Kamis, 30 Januari 2020 | 02:45 WIB
DPC PP Kuansing datangi DPRD tuntaskan masalah ijazah palsu (foto/int) R24/zar DPC PP Kuansing datangi DPRD tuntaskan masalah ijazah palsu (foto/int)

RIAU24.COM - KUANSING- Ratusan Pemuda yang tergabung dalam Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Kuantan Singingi Provinsi Riau, bersama sejumlah Mahasiswa Peduli Daerah mendatangi DPRD, Kantor Bupati, Mapolres, Kejari, KPU dan Bawaslu, pada Rabu (29/1).


BACA JUGA : Cegah Penyebaran Virus Corona, Ketua Nasdem Kuansing Ajak Masyarakat Jaga Hidup Sehat




Kedatangan mereka ini adalah untuk menyampaikan aspirasi (menggunakan haknya dalam menyampaikan pendapat), sebagai bentuk kepeduliaan terhadap daerah. Dimana mereka mendesak untuk segera dituntaskan, Persoalan Ijazah Palsu yang diduga digunakan oleh Oknum Pejabat teras di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuantan Singingi.

Sebagai Organisasi yang cinta Pancasila ini, tidak ingin ada kepalsuan dalam menjalankan roda pemerintahan,, dan pembangunan di negeri jalur ini.

BACA JUGA : Bertambah Lagi Data Covid-19 Kuansing, Hari Ini Capai 1.138 ODP



Aksi damai ini, diawali dengan mendatangi Kantor DPRD Kuansing, sekira pukul 14.00 WIB. Mereka disambut langsung Wakil Ketua II DPRD Kuansing Juprizal SE. MSi bersama Solehudin SSos dan Romi Alfisah Putra SE. Sekaligus melakukan audiensi. 

Selanjutnya, para pemuda ini mendatangi Kantor Bupati, Polres, Kejari, Bawalsu dan KPU Kuansing. Mereka memasang spanduk bertuliskan " Segera Usut Tuntas Dugaan Ijazah Palsu".

Dalam penyampaian orasinya, Juru Bicara PP Kuansing, Rizky Poliang menegaskan, kalau pihaknya sebagai pemuda yang berideologi pancasila, tidak ingin daerah ini berlarut-larut dengan persoalan hanya soal ijazah palsu. Karena itu, pihaknya ingin aparat kepolisian dan pihak terkait lainnya, untuk segera menuntaskan persoalan ini, dengan mengedepankan rasa keadilan dan kebenaran.

"Kami minta kepada anggota dewan, untuk mengawal persoalan ini. Karena kami ingin ada kepastian hukum terhadap kasus ini. Dan sebagai masyarakat Kuansing, kami malu dengan persoalan ini. Makanya, kami ingin di-clear-kan persoalan ini. Kalau memang bersalah diproses. Biar ini lebih jelas," desaknya.

Kemudian, Katanya, Terkait persoalan ini pihaknya meminta agar DPRD Kuansing, untuk membentuk Panitia Khusus (Pansus) soal ijazah palsu, yang diduga digunakan pejabat di Pemkab Kuansing. "Kami mendesak DPRD membentuk pansus. Agar mengawal persoalan ini dengan selesai. Kami kasih waktu untuk itu," ujar Komandan Mahatidana PP Kuansing ini.

Menanggapi aspirasi Pemuda ini, Wakil Ketua II DPRD Kuansing Juprizal, S.Sos. M.Si sangat mengapresiasi para pemuda PP ini, yang menggunakan haknya dalam menyampaikan pendapat di rumah wakil rakyat ini. "Kami akan memfasilitasi. Dan siap mengakomodir dan mengawal terhadap persoalan apa yang disampaikan ini. Selanjutnya, kami nanti pimpinan akan me musyawarah kan masalah ini," tegasnya.

Mengenai Aspirasi ini, Katanya, akan diupayakan pihaknya selesai sesegera mungkin. "Tentunya, harapan kita bagaimana Kuansing ini harus kondusif - aman. Tanpa ada hal-hal yang dapat merugikan kita semuanya. Yakinlah apa yang disampaikan ini akan ditindaklanjuti sesegera mungkin," tukas Ketua Partai Gerindra Kuansing tersebut. (R24/Zar)

Penulis: R24/zar

Kuansing DPRD


Loading...