Ini Teknik Balap Warisan Valentino Rossi untuk MotoGP yang Terus Ditiru Hingga Sekarang

Siswandi
Kamis, 30 Januari 2020 | 14:07 WIB
Teknik mengibaskan kaki sebelum berbelok, merupakan salah satu warisan Rossi untuk dunia balap motor yang ditiru pebalap lain hingga saat ini. Foto: int R24/wan Teknik mengibaskan kaki sebelum berbelok, merupakan salah satu warisan Rossi untuk dunia balap motor yang ditiru pebalap lain hingga saat ini. Foto: int

RIAU24.COM -  Selama 24 tahun berkarier di arena balapan MotoGP, Valentino Rossi telah menjadi legenda hidup. Tak hanya itu, Rossi juga punya satu teknik yang kini telah diikuti para pembalap lain di seluruh dunia. Teknik itu adalah mengibaskan kaki (leg dangle atau leg wave) yang biasa dilakukan sebelum berbelok.

Dilansir cnnindonesia, Kamis 30 Agustus 2020, teknik ini pertama kali diperlihatkan Rossi pada tahun 2005 silam. Ketika itu ia sukses menyalip Sete Gibernau di tikungan terakhir pada putaran terakhir di Sirkuit Jerez. Rossi mengerem kuat kemudian melepaskan kaki kirinya dari footpeg, lalu membiarkannya membentang dan menggantung sampai tepat sebelum puncak tikungan.

Baca juga: Tebak-Tebakan Setelah Marc Marquez Pensiun dari Repsol Honda, Siapa Penggantinya?

Rossi yang berhasil masuk tikungan lebih dulu dari bagian dalam akhirnya berbenturan dengan Gibernau. Gibernau melebar ke luar sampai ke area kerikil, Rossi kemudian finis posisi pertama dan akhirnya meraih gelar juara dunia 2005.

Sejak adegan bersejarah itu Rossi kerap menggunakan teknik mengibaskan kaki dan banyak pebalap yang menyontek gerakan itu. Kini teknik yang sama dengan berbagai variasinya digunakan pebalap MotoGP, Moto2, Moto3 sampai kelas balapan daerah di seluruh dunia.

Baca juga: Kisah Pemain Bola Liga Inggris Yang Tetap Puasa Saat Bertanding; Allah Membantu Kami

Sebelum sangat populer seperti saat ini, teknik kibas kaki Rossi juga sempat kontroversial sebab banyak pihak berspekulasi itu menjadi cara untuk menghalangi atau menakut-nakuti pebalap lain yang mau mendekat. Walau begitu sampai saat ini MotoGP tak pernah melarang penggunaan teknik seperti ini. ***


Informasi Anda Genggam


Loading...