Begini Respon Salah Satu Orang Terkaya di Indonesia, Saat Tahu Dirinya Dikabarkan Terseret Kasus Jiwasraya

Siswandi
Jumat, 31 Januari 2020 | 15:46 WIB
Dato' Sri Tahir R24/wan Dato' Sri Tahir

RIAU24.COM -  Bos Mayapada Bank yang juga tercatat sebagai salah satu orang terkaya di Indonesia, Dato Sri Tahir, ikut terseret dalam kasus Jiwasraya. Hal itu setelah Panja Jiwasraya Komisi VI DPR berencana memanggilnya terkait masalah itu. 

Salah satu dasar pemanggilan itu, karena Dato Sri Tahir diduga memiliki hubungan dengan salah satu tersangka kasus Jiwasraya, yaitu Benny Tjokrosaputro (Bentjok). Benny adalah Direktur Utama PT Hanson International Tbk.

Menanggapi kabar itu, Tahir mengatakan Benny merupakan nasabah bank miliknya, Mayapada Bank. Selain itu ayah Benny merupakan kerabatnya.

"Dia (Benny) nasabah kita, iya. Saya kenal orangtuanya, iya," terangnya, Jumat 31 Januari 2020.

Baca juga: Rendahkan SBY Lalu Bandingkan dengan Akidi Tio, Rudi S Kamri Langsung Didoakan Kader Demokrat Ini

Dilansir detik, Dato Sri Tahir membantah kabar yang menyebutkan dirinya ada kedekatan dengan Benny. Namun berbeda dengan sang ayah, Tahir mengakui dirinya ada kedekatan. "Saya dekat sama almarhum ayahnya. Kalau saya sama dia (Benny) beda generasi. Dia anak muda, saya sudah tua," jelasnya.

Tahir juga secara tegas menjawab dirinya tak ikut-ikutan dalam masalah Jiwasraya. 

"Saya mohon maaf ya, saya kalau menggunakan kata yang agak sedikit keras ya, saya terkutuk lah saya dalam hidup ini kalau saya ada kasus dengan pemerintah, kasus dengan negara, menipu negara. Saya nggak. 68 tahun saya hidup di sini, saya tidak pinjam bank pemerintah, saya tidak ada proyek pemerintah, ya saya berusaha kerja yang baik ya," jelasnya.

"Sejauh ini bapak bisa investigasi saya. Jiwasraya itu kantornya di mana saya nggak tahu," tandasnya.

Baca juga: Ada yang Salah Dengan Baliho Puan Maharani, Fadli Zon: Kebinekaan Bukan Kebhinnekaan

Sebelumnya, rencana pemanggilan itu dilontarkan anggota Panja Komisi VI DPR Fraksi Gerindra, Andre Rosiade. Menurutnya, rencana untuk memanggil tahir karena Panja Komisi VI ingin mengklarifikasi langsung.

"Kita membaca di berbagai media sosial kan ada yang mencoba menghubung-hubungkan Dato Sri Tahir ini dengan saudara Bentjok kan, Benny Tjokro. Untuk itu kan seluruh hal yang berhubungan dengan Jiwasraya tentu menjadi perhatian kita kan. Nah untuk itu kita ingin mendapatkan informasi yang lebih utuh dan klarifikasi. Makanya kita akan undang Dato Sri Tahir," terangnya.

Pihaknya pun akan segera mengadakan rapat internal terkait rencana pemanggilan Tahir. Rencananya rapat dilakukan pada Senin atau Selasa depan. Setelah rapat maka akan disesuaikan jadwal anggota panja dengan Tahir. Yang pasti lebih cepat lebih baik.

"Kan kita ingin berpacu dengan waktu juga supaya kasus Jiwasraya ini cepat selesai," ujarnya lagi. ***


Informasi Anda Genggam


Loading...