riau24

Hujan Semalaman Sebabkan Banjir di Kota Teluk Kuantan, Tembok dan Jembatan Hancur

Senin, 03 Februari 2020 | 02:35 WIB
Banjir Kota Teluk Kuantan rendam pertokoan (foto/ist) R24/zar Banjir Kota Teluk Kuantan rendam pertokoan (foto/ist)

RIAU24.COM - KUANSING- AKibat hujan deras yang terjadi pada Sabtu malam hingga minggu (2/2) menyebabkan beberapa kawasan digenangi air di kota Teluk Kuantan, Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau.


BACA JUGA : Update Data Covid-19 Kuansing, Jumlah ODP Tembus 1.138 Orang




Sebab hujan deras yang datang telah menyebabkan Air Sungai Sinambek dan Sungai Nunun meluap, dan bahkan sampai menggenangi  di jalan jalur dua STM-Sawah. Titik terparah banjir berada diruas jalan jalur dua STM-Sawah, dari Bengkel Dewi Motor hingga Apotik Kharisma.

Selain jalan itu sejumlah pemukiman dan pertokoan disekitarnya, juga ijut terendam mulai dari lutut orang dewasa, hingga leher orang dewasa. Banjir yang datang pada pukul 03.00 dini hari, hingga sampai waktu Subuh, tentu saja membuat panik warga sekitarnya.

BACA JUGA : Pastikan Ketersediaan Sembako, Pemkab Tinjau Toko Grosir dan Swalayan



"Mengapa tidak panik, belum pernah separah ini. Akibat banjir ini barang-barang warga banyak yang berserakan dan hanyut. Karna selain dalam arus juga deras," ungkap Icha warga warga Dusun Tobek Panjang Desa Koto Taluk, ketika dihubungi wartawan, Minggu (2/2).

Menurutnya, Banjir kali ini yang cukup dalam, karena dirinya belum pernah melihatnya yang separah ini, biasanya banjir tingginya hanya tumit kaki. "Sungguh luar biasa dalamnya, dekat rumah saya setinggi pinggang dalam rumah. Sementara yang dekat sungai dan jembatan dekat studi radio, ada yang setinggi leher orang dewasa. Ngerilah," ujarnya.

"Akibat dari banjir ini, semua pada mengungsi, untuk menyelamatkan anak dan orang tua. Biasanya jika hujan turun, banjir parah dipusat kota menggenangi kawasan jalan depan kantor cabang Bank Riau-Kepri dan pertokoan disekitarnya, tetapi kali ini meluas hingga dijalan jalur dua STM-Sawah," tambahnya.

Sementara, Kepala Desa Beringin Taluk Kuantan, Bamba Rianto menfakuu hal tersebut, dan bahkan turut prihatin atas musibah banjir yang terjadi secara tiba tiba tersebut. "Akibat hujan deras pada Sabtu malam hingga minggu (2/2) telah menyebabkan banjir bandang, yang membuat jembatan kayu menuju kolam ikan warga ambruk," Ujarnya yang dihubungi Riau24.Com melalui Whatsapp, Minggu (2/2) sore

Menurutnya, Banyak rumah, toko dan warung yang terendam air banjir, bahkan jembatan kayu di Sungai Sinambek hanyut terseret arus banjir. Bukan hanya itu, bahkan tembok kolam juga ikut roboh. "Benar, akibat hujan lebat sabtu malam hingga minggu (2/2), membuat Air Sungai Sinambek dan Air Sungai Nunun meluap," tuturnya. 

Oleh karena itu, dirinya berharap kepada Pemkab Kuansing melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, untuk dapat membantu warga dari musibah banjir ini. "Bahkan juga membangun kembali tembok disamping jalan ke kolam, karena juga ikut roboh diterjang banjir," imbuhnya.

Sampai Minggu pagi dan siang, warga masih sibuk mengamankan dan membersihkan rumah dari kotoran tanah, kayu dan sampah. "Sungai-sungai perlu dikeruk agar kejadian seperti tak terulang, sekarang kami tetap was-was karena masih musim hujan," tukasnya. (R24/Zar)

Penulis: R24/zar



Loading...