riau24

Bupati Hadiri Doa Padang Masyarakat Kenegerian Koto Rajo, Ini Harapannya

Senin, 03 Februari 2020 | 03:37 WIB
Bupati Kuansing Mursini (foto/int) R24/zar Bupati Kuansing Mursini (foto/int)

RIAU24.COM - KUANSING- Tradisi masyarakat Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau yang masih berlangsung secara turun temurun sampai saat ini, adalah Doa bersama sebelum turun ke sawah, dengan harapan diberi keberhasilan ketika panen nanti.


BACA JUGA : Epi Martison Ajak Masyarakat Buat Gerakan Sujud Bumi, Pada Hari Bumi dan Hari Tari Dunia




Hal inilah yang masih dilaksanakan oleh masyarakat Kenegerian Koto Rajo Kecamatan Kuantan Hilir Seberang, dengan menghadirkan Bupati Kuantan Singingi Drs H Mursini, M.Si  menghadiri acara doa padang Kenegerian Koto Rajo Kecamatan Kuantan Hilir Seberang, yang bertempat di Balai Adat Desa Danau, Minggu (2/2/2020).

Turut hadir bersama Bupati Asisten ll Wariman DW, Asisten lll Agus Mandar, Kadis Pertanian Emerson, Kadis Koperasi dan UKM Azhar,  Kadis Kominfos Samsir Alam, dan Kadis Perhubungan Asmari.

BACA JUGA : Pemkab Akan Segera Beri Bantuan Warga Terdampak Covid-19, Ini Penjelasan Bupati Kuansing



Datuk Penghulu Mudo Kenegerian Koto Rajo Harmidi menyampaikan bahwa tujuan yang terkandung dari acara doa padang ini, adalah berdoa kepada yang kuasa agar usaha menanam padi oleh masyarakat memperoleh hasil yang baik. "Dalam acara doa padang ini, juga tergambar hubungan silaturahmi di tengah masyarakat. Diharapkan dengan meningkatnya hubungan silaturahmi,  akan meningkatkan rezeki masyarakat," ujarnya.

Camat Kuantan Hilir Seberang Noverion menyebutkan bahwa Kendala yang dihadapi oleh petani saat ini, adalah ketiadaan benih. Hal ini disebabkan musibah banjir tahun 2019 lalu sebanyak dua kali terjadi di kenegerian Koto Rajo sehingga menyebabkan gagal panen. 

Kendati demikian, kendala ini sudah dicarikan solusinya yaitu ditalangi melalui dana desa. Kebutuhan benih padi untuk kenegerian Koto Rajo sebanyak 15 ton. 

Mengatasi ketiadaan benih padi, Bupati H Mursini telah meminta Dinas Pertanian untuk mencarikan solusinya, dengan cara menanggulangi benih padi terlebih dahulu. "Nanti setelah dana desa ada dan bisa digunakan baru diganti. Karena ini juga sudah merupakan kesepakatan  kepala desa dan masyarakat yang ada di kenegerian Koto Rajo Kecamatan Kuantan Hilir Seberang," ujar Mursini. (R24/Zar)

Penulis: R24/zar



Loading...