Dari Total Rp 35,6 Triliun, Realisasi APBN di Riau Cuma Rp 33,2 Triliun, ini Penyebabnya

M. Iqbal
Rabu, 05 Februari 2020 | 15:36 WIB
Ilustrasi/net R24/ibl Ilustrasi/net

RIAU24.COM - Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal (Dirjen) Perbendaharaan Provinsi Riau, Bakhtarudin mengatakan di tahun lalu, Pemprov Riau hanya mampu menyerap dana APBN sebesar Rp 33,26 triliun.

Dikatakannya, dana yang ditransfer oleh pusat untuk Provinsi Riau mencapai Rp35,66 triliun. "Artinya sekitar Rp 2 triliun lebih anggaran dari pusat yang belum terserap. Hal ini dikarenakan adanya keterlambatan proses pengadaan barang oleh Pemda," kata Bakhtarudin, Selasa, 4 Februari 2020.

Baca juga: Senin Sore Ini, Akhirnya Riau Nihil Hotspot

Dijelaskannya, belum maksimalnya realiasi dana alokasi dari pusat ke daerah dikarenakan rendahnya kualitas perencanaan kegiatan. Maka itu, berakibat terjadinya ketidaklancaran dalam implementasi pelaksanaan anggaran di lapangan.

Berdasarkan data yang diterima dari Ditjen Perbendaharaan Provinsi Riau, memang realisasi dana pusat terendah adalah Provinsi Riau.

Baca juga: Ipda Nadya Ayu, Kapolsek Wanita Termuda di Indonesia Asal Riau yang Punya Jabatan Tinggi di Usia yang Masih Sangat Muda

Dari total pagu APBN sebesar Rp 7,2 triliun, Pemprov Riau hanya mampu menyerap Rp 6,5 triliun atau sekitar 89 persen. Realisasi terbesar justru ada di Pemkab Rokan Hilir. Dari pagu APBN sebesar Rp 2,13 triliun, Kabupaten Rohil berhasil merealisasikan hingga Rp 2,07 triliun atau mencapai 97,17 persen.

"Kami berharap, di tahun ini anggaran APBN yang ditransfer ke Riau sebesar Rp 33,8 Triliun dapat diserap dengan baik," harap Bakhtarudin.


DJPb
Informasi Anda Genggam


Loading...