riau24

Aksi Jambret Perhiasan Marak di Pelalawan, Banyak Korban Tak Melapor Polisi

Kamis, 06 Februari 2020 | 13:42 WIB
Jambret perhiasan marak di Pelalawan (foto/int) R24/ardi Jambret perhiasan marak di Pelalawan (foto/int)

RIAU24.COM - PELALAWAN- Kejadian tindak kejahatan penjambretan terhadap warga, khusus nya emak-emak yang mengenderai motor, meningkat tajam dalam dua pekan terakhir. Pelaku menargetkan, gelang emas, dompet atau tas dan HP korban.


BACA JUGA : Hasil Tracing Diskes, 1 Warga Dinyatakan PDP Corona




Dalam pekan lalu misalnya, korban adalah guru MTs N 1 Pelalawan, di Jalan Tengku Said Jaafar Terusan Baru Pangkalan Kerinci. Korban dipepet pelaku yang berboncengan, kemudian menarik paksa gelang emas milik korban. 10 emas lesap.

Pekan lalu juga, salah satu ibu rumah tangga, di jalan yang sama dipepet oleh pengendera motor, dan berusaha merampas gelang emas. Namun karena ibu ini mau berbelok, sehingga pelaku tidak berhasil menarik gelang miliknya.

BACA JUGA : DPRD Pelalawan Minta Ruang Isolasi di RSUD dan Puskesmas Ditambah



Kemudian dalam pekan ini, dalam catatan Riau24.com, setidaknya ada 3 kejadian yang persis sama dengan kejadian sebelumnya. Misalnya, Selasa kemarin, seorang ibu-ibu menjadi korban Penjambretan di Jalan Akasia. Korban awalnya, juga dipepet pelaku, yang kemudian merampas gelang emas yang berada ditangan kanannya. Dikabarkan 15 emas korban melayang.

Kemudian ada juga kejadian, ibu-ibu yang sedang menelpon di atas motor. Kemudian dipepet pelaku, dan HP nya dirampas.

Terakhir kemarin, Rabu (5/2/2020), ada juga kejadian penjambretan yang dialami emak-emak dijalan SP6 Desa Makmur Pangkalan Kerinci. Korban mengenderai motor juga dipepet dan gelang ditangannya dirampas pelaku.

Sayangnya, korban banyak yang tidak melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian.

Kapolsek Pangkalan Kerinci AKP Novaldi, M. Si menghimbau warga untuk tidak membawa perhiasan saat keluar rumah. Himbauan tersebut disampaikannya melalui pesan WhatsApp dan spanduk. (R24/Ardi)

Penulis: R24/ardi

Pelalawan


Loading...