Menu

Wakil Ketua DPRD Riau Zukri Apresiasi Penetapan Status Siaga Darurat Karhutla oleh Gubernur

Riko 12 Feb 2020, 21:23
Zukri Misran
Zukri Misran

RIAU24.COM -  Wakil ketua DPRD Riau Zukri Misran mengapresiasi langkah-langkah yang diambil pemerintah Riau yang menetapkan status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) per 11 Februari hingga 31 Oktober 2020. Menurut Zukri kebijakan yang diambil gubernur sudah tepat dalam mengantisipasi Karhutla sejak dini. 

"Kita apresiasi langkah tepat yang dilakukan pemrov Riau yang menetapkan siaga darurat Karhutla. Artinya tidak menunggu titik api besar baru kalang kabut dalam penindakan. Saya juga sudah melakukan diskusi dengan Kapolda Riau langsung, kalau ada Kapolsek lamban penanganan dan tidak berkerja langsung ditindak," kata Zukri diruanganya. Rabu 12 Februari 2020.

Dalam dari itu disampaikan ketua PDIP Riau itu, juga berjanji akan melakukan pengawasan terhadap seluruh stakeholder terkait. Dengan melakukan pemanggilan dengan meminta data kebakaran yang ada. Serta langkah mengantisipasi 

yang sudah diambil. 

"Selain itu Kita juga meminta pemerintah dan instansi terkait jangan hanya turun kelapangan saja dalam melakukan pemadaman Karhutla di Riau sebeb itu sifatnya sementara. Hendaknya pemerintah dan instansi terkait melakukan kajian empiris untuk jangka panjang dalam penanganan Karhutla agar tidak terjadi lagi, "katanya 

Hal ini diminta lanjut Zukri sebab selama ini penangan Karhutla sebatas dalam bentuk preventif atau pencegahan dengan turun ke lapangan. Padahal banyak faktor dan cara menuntaskan Karhutla selain dari ke lapangan. 

"Jadi sekarang ini saya lihat penanganan Karhutla hanya mengantisipasi dan edukasi, " jelasnya. 

Jadi untuk itu kajian empiris ini, tambah Zukri sangat penting, sebab itu pijakan dan panduan nanti untuk menuntaskan Karhutla di Riau. "Tapi untuk saat ini kita sangat apresiasi pada pemerintah dan instasi terkait yang berhasil dalam menangani Karhutla di Riau. Dan apa langkah yang diambil sudah tepat dan maju kedepan. Kenapa saya bilang begitu karena Polda Riau sudah punya alat pendeteksi Karhutla dimana terbakar dan siapa pelakunya sudah bisa dideteksi, "jelasnya.

Diberitakan sebelumnya bahwa langkah yang diambil oleh pemrov dalam penetapan status siaga darurat Karhutla dalam mengantisipasi terjadinya kabut asap atau karhutla di tahun 2020. Apa lagi Riau tahun ini akan mengalami musim kemarau dua kali yaitu pertama pada bulan Januari-Maret 2020 dan kemudian bulan Juli September 2020.