riau24

KPK Dukung Sayembara Berhadiah IPhone 11 Bagi Penemu Harun Masiku dan Nurhadi

Senin, 17 Februari 2020 | 11:04 WIB
Harun Masiku (net) R24/riko Harun Masiku (net)

RIAU24.COM -  Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron merespons positif sayembara  IPhone 11 bagi siapa yang bisa menemu buronan KPK Harun Masiku. Menurut dia itu merupakan partisipasi masyarakat untuk membantu lembaga antirasuah. 


BACA JUGA : Episentrumnya di Jakarta dan Jawa, Pemerintah Bangun RS Pasien Corona di Kepulauan Riau, Fadli Zon Langsung Bilang Begini


"Sayembara Maki akan memberi hadiah iphone 11 terhadap pemberi info HM dan NH, bagi kami hal yang positif sebagai penggugah masyarakat untuk berpartisipasi dalam pencarian keduanya untuk diproses hukum,” kata Nurul, mengutip dari Viva. Senin, 17 Februari 2020.

Kendati begitu, KPK kata Nurul, mengaku tidak merasa ”dijatuhkan” atas sayembara tersebut. Ia justru mengungkap masalah keterbatasan SDM instansinya.

”Tidak (tersindir) lah. KPK itu sangat terbatas SDM dan jaringannya. Karena itu kami sangat terbuka atas segala keterbatasan tersebut kepada partisipasi masyarakat,” imbuhnya.

Sebelumnya Masyarakat Antikorupsi Indonesia atau MAKI menggelar sayembara mengenai keberadaan mantan Sekretaris MA Nurhadi dan Politikus PDIP, Harun Masiku yang menjadi buronan Komisi Pemberantasan Korupsi. 

Koordinator MAKI Boyamin Saiman mengatakan, dua unit iPhone 11 telah disiapkan dirinya sebagai hadiah untuk masyarakat yang bisa menginformasikan ihwal keberadaan Nurhadi dan Harun Masiku.

"MAKI akan memberikan hadiah HP iPhone 11 bagi siapapun yang mampu memberikan informasi keberadaan Harun Masiku atau Nurhadi sehingga informasi tersebut dapat digunakan untuk menangkap Harun Masiku atau Nurhadi oleh KPK," kata Boyamin dalam keterangan tertulisnya, kemarin. 

BACA JUGA : Kritik Pembangunan RS Penanganan Corona di Batam, Fadli Zon: Kenapa Nggak Bangun RS di Pulau Reklamasi?

Boyamin menjelaskan, sayembara tersebut berlaku selamanya dan bisa diikuti siapapun, termasuk aparat penegak hukum dan wartawan.

Adapun informasi keberadaan Harun dan Nurhadi itu, lanjut Boyamin, dapat dilaporkan langsung kepada KPK, kepolisian setempat, atau ke MAKI dengan menghubungi ke nomor 081218637589.

Penulis: R24/riko



Loading...