riau24

Dikarantina Karena Diduga Terjangkit Virus Corona, Pria China Ini Tewas Bunuh Diri di Rumah Sakit Arab Saudi

Selasa, 18 Februari 2020 | 10:08 WIB
Bangunan King Fahd Hospital di Jeddah, Arab Saudi. Foto/Okaz R24/saut Bangunan King Fahd Hospital di Jeddah, Arab Saudi. Foto/Okaz

RIAU24.COM -  JEDDAH - Peristiwa mengenaskan terkait virus Corona terjadi di Arab Saudi. Seorang warga China memilih untuk bunuh diri setelah dikarantina di sebuah rumah sakit di Jeddah, Arab Saudi, karena dicurigai terinfeksi virus Corona.

Aksi bunuh diri pria yang masih bertatus mahasiswa itu telah dikonfirmasi Direktorat Kesehatan di Jeddah pada Sabtu malam pekan lalu.


BACA JUGA : Egois, Pria Thailand Ini Nekat Meludah, Batuk dan Muntah di Stasiun Kereta, Dan Hal Tragis Ini yang Terjadi Selanjutnya...


"Salah satu siswa yang tinggal di Kerajaan tiba di King Fahd Hospital di Jeddah yang dimediasi oleh Bulan Sabit Merah pada hari Jumat pagi. Dia dicurigai terinfeksi virus pernapasan menurut gejala-gejalanya pada saat dirawat di rumah sakit, dan dia dirawat sesuai dengan norma medis," kata Direktorat Kesehatan Jeddah dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip Middle East Monitor, Senin (17/2/2020).

"Semua tindakan pencegahan telah diambil, dan dia ditempatkan di ruang isolasi sampai hasil laboratorium dikeluarkan, yang muncul pada Sabtu pagi dan menunjukkan bahwa tidak ada infeksi dengan virus (Covid-19)," lanjut pernyataan tersebut.

"Pasien ditempatkan di ruang isolasi yang tertutup sepenuhnya. Namun, ia melemparkan dirinya keluar dari ruangan setelah melepas tombol pengaman jendela, pada pukul 00.24 pagi, dan kemudian pejabat resmi dan keamanan memulai penyelidikan atas insiden tersebut," imbuh pernyataan Direktorat Kesehatan Jeddah.

BACA JUGA : Viral, Bocah Malaysia Ini Berbagi Kisah Memilukan Tentang Keluarganya yang Tidak Makan Selama Tiga Hari

Sebuah surat kabar lokal melaporkan pada hari Sabtu melaporkan seorang pasien China yang berusia 30-an tahun melemparkan dirinya dari lantai tiga sebuah rumah sakit pemerintah di Jeddah, dan kemudian meninggal. ***

Penulis: R24/saut



Loading...