riau24

Peduli Bencana Asap Karhutla: Prodia Berikan Bantuan Pemeriksaan Kesehatan Bagi Petugas BPBD Provinsi Riau

Selasa, 18 Februari 2020 | 10:27 WIB
Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Riau Edwar Sanger bersama Direktur Utama Prodia Dewi Muliaty di aula Kantor BPBD Riau, Selasa, (18/2/2020). R24/amri Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Riau Edwar Sanger bersama Direktur Utama Prodia Dewi Muliaty di aula Kantor BPBD Riau, Selasa, (18/2/2020).

RIAU24.COM - Pekanbaru,- Kebakaran Hutan dan Lahan yang masih terjadi di Provinsi Riau hingga membuat berbagai pihak pun turut ikut berjibaku memadamkan api yang terjadi di wilayah Riau, termasuk salah satunya petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Riau.

Karena itu, pada 11 Februari hingga Oktober 2020 mendatang Gubernur Riau telah menetapkan status Siaga Darurat Karhutla. 

Sebagai wujud kepedulian Prodia terhadap bencana karhutla, Prodia berinisiatif untuk memberikan bantuan pemeriksaan kesehatan bagi petugas BPBD Provinsi Riau yang terlibat dalam satuan tugas karhutla.

Sebanyak 116 orang petugas BPBD diberikan bantuan berupa pemeriksaan Medical Check Up, yang meliputi pemeriksaan hematologi lengkap, glukosa, kolesterol total, spirometry, dan pemeriksaan fusik dokter.


BACA JUGA : Tutup Pasar Kaget, Pemko Pekanbaru Akan Koordinasi Dengan Aparat Penegak Hukum


”Kami berinisiatif untuk memberikan bantuan pemeriksaan kesehatan kepada para petugas BPBD Riau ini terutama yang terlibat dalam satgas karhutla, sebab para petugas ini rentan terkena gangguan kesehatan akibat polusi asap," sebut Direktur Utama Prodia Dewi Muliaty, Selasa, 18 Februari 2020 di aula Kantor BPBD Riau Jalan Sudirman Pekanbaru.

Dikatakan Dewi, kesehatan merupakan faktor utama yang diperlukan seseorang untuk melakukan tugasnya dengan baik terutama dalam membantu pemadaman karhutla.

"Pemeriksaan ini nantinya akan dilakukan dalam dua tahap, tanggal 23 Agustus 2019 di Pekanbaru dan tanggal 18-19 November 2019 di Dumai-Rupat Bengkalis," tutupnya.

Terpisah, Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Riau Edwar Sanger menyambut baik bantuan yang diberikan oleh Prodia kepada tim BPBD Riau.

“Kami berterima kasih dan mengapresiasi kepedulian Prodia terhadap tim BPBD Riau, dengan adanya medical check up dari Prodia, kami dapat mengetahui kondisi kesehatan para personil kami sehingga mereka dapat melakukan upaya tertentu untuk menjaga kesehatannya," ujar Edwar di Kantor BPBD Riau.

Dikatakannya, bantuan pemeriksaan kesehatan ini dilakukan secara bertahap kepada petugas kami di kantor dan lapangan.

BACA JUGA : Jangan Ngeyel, Warga Pekanbaru Harus Ikuti Protokol Penanganan Jenazah, Jika Tak Mau Terjadi Hal Ini...

"Prodia masuk dengan saat yang tepat, dimana biasanya kami hanya mengandalkan asuransi kesehatan pemerintah saja, Prodia datang memberikan bantuan dengan sukarela untuk pemeriksaan medical chek up petugas kami," sebut Edward senang.

Ia pun berharap bantuan Ini bukan pertama dan terakhir, "Rekan-rekan lain ingin prodia hadir di kota-kota lainnya di Riau, terutama yang ada terjadi Karhutla," harapnya.

Acara penyerahan pemberian bantuan kesehatan ini diselenggarakan di Kantor BPBD Provinsi Riau dan dihadiri oleh Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Riau Edwar Sanger, Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Provinsi Riau Jim Gafur, Direktur Utama Prodia Dewi Muliaty, Regional Head Prodia Wilayah Sumatera Hermin Tikumaqdika, Branch Manager Prodia cabang Pekanbaru Indra Mulya, serta jajaran manajemen Prodia dan BPBD Riau. 

Untuk diketahui sebelumnya pada tahun 2019, Prodia cabang Pekanbaru juga telah mendistribusikan bantuan bencana asap karhutla bempa masker, tabung oksigen dan obat tetes mata kepada Dlnas Kesehatan Provinsi Riau.

Pemberian bantuan terkait bencana asap karhutla juga dilaksanakan oleh Prodia cabana Palangkaraya, Pontianak, Palembang, Jambl, dan Banjarmasln. Bantuan yang diberikan diantaranya masker N95, air mineral, obat tetes mata, susu, tabung okslgen dan perlengkapan P3K. Bantuan tersebut didistrlbusikan kepada dinas kesehatan provlnsl, posko karhutla, dan aksl cepat tanggap karhutla.***

Penulis: R24/amri



Loading...