riau24

Kim Jong-un Boyong Ratusan Kuda Rusia Senilai Rl7, 9 Miliar

Selasa, 18 Februari 2020 | 10:58 WIB
Foto (internet) R24/riko Foto (internet)

RIAU24.COM -  Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un diketahui telah menghabiskan USD 584.302 untuk membeli ratusanw kuda dari Rusia. Data ini berasal dari bea cukai Rusia. 

Kim sebelumnya telah menjadi sorotan media international ketika berkuda di area bersalju di gunung Peaktu pada Oktober dan Desember lalu. Kala itu aksi menunggang kudanya didampingi para pejabat senior Korut. 


BACA JUGA : Hanya Karena Peraturan Ini, Negara yang Bertetangga Dengan Indonesia Ini Alami Penurunan Jumlah Korban Virus Corona Secara Signifikan


Media pemerintah memberitakan kegiatan sang diktator muda itu sebagai peragaan kekuatan penting dalam menghadapi tekanan internasional dan foto-foto Kim yang menunggang kuda putih dengan kencang menyebar di seluruh dunia.

Korea Utara memiliki sejarah panjang dalam membeli kuda-kuda mahal dari Rusia dan data bea cukai yang pertama kali dilaporkan oleh NK News yang berpusat di Seoul menunjukkan bahwa Korea Utara diduga kuat membeli banyak kuda ras Rusia pada bulan Oktober.

Menurut data bea cukai yang ditinjau oleh Reuters, Rusia mengekspor 12 kuda senilai total USD75.509 ke Korea Utara pada tahun lalu.

Itu adalah pembelian terbesar sejak 2015, ketika Korea Utara menghabiskan USD192.204 untuk 61 kuda dari Rusia. Namun, data Reuters yang dilansir Selasa (18/2/2020), menunjukkan bahwa Kim Jong-un dan rezimnya secara keseluruhan telah mengimpor setidaknya 138 kuda antara 2010 hingga 2019 dengan menghabiskan USD584.302.

BACA JUGA : Italia dan Prancis Mencatat Tingkat Kematian Akibat Virus Corona yang Terus Menurun, Beri Harapan Bagi Dunia

Para analis mengatakan foto-foto Kim menunggang kuda putih dirancang untuk menanamkan kepercayaan pada rakyat Korea Utara bahwa mereka memiliki orang yang kuat dan takdir yang memegang tampuk kekuasaan.

Pembelian kuda juga dilakukan ketika Korea Utara sedang dikenai sanksi internasional yang ketat atas program senjata nuklir dan rudal balistiknya.

Penulis: R24/riko

kim jong un


Loading...