PDIP 'Gantung' Rekomendasi Pilkada Kota Solo, Begini Reaksi Putra Jokowi dan Pesaingnya

Siswandi
Kamis, 20 Februari 2020 | 09:54 WIB
Dari kiri: Teguh Prakosa, Achmad Purnomo dan Gibran Rakabuming. Foto: int R24/wan Dari kiri: Teguh Prakosa, Achmad Purnomo dan Gibran Rakabuming. Foto: int

RIAU24.COM -  DPP PDIP telah mengumumkan 50 bakal calon kepala daerah yang akan diusung dalam Pilkada serentak tahun 2020. Namun khusus untuk Pilkada Kota Solo, keputusannya masih 'digantung'. 

Ternyata. putra sulung Jokowi Gibran Rakabuming Raka dan pesaingnya Achmad Purnomo, punya cara berbeda menyikapi keputusan itu. 

Seperti diketahui, pelaksanaan Pilkada Kota Solo pada tahun ini memang mendapat sorotan lebih. Tidak hanya dari PDIP, masyarakat umum hingga media massa juga demikian. Kondisi ini terjadi setelah putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka, muncul menjadi kandidat bakal calon Walikota Solo.

Baca juga: Rendahkan SBY Lalu Bandingkan dengan Akidi Tio, Rudi S Kamri Langsung Didoakan Kader Demokrat Ini

Agar bisa mendapat dukungan dari PDIP, Gibran harus bersaing dengan pasangan Achmad Purnomo-Teguh Prakosa, yang telah terlebih dahulu diusung DPC PDIP Solo. Untuk diketahui,  Purnomo saat ini menjabat Wakil Walikota Solo, sedangkan Teguh adalah anggota DPRD Solo sekaligus Sekretaris DPC PDIP Solo.

Menyikapi sikap DPP PDIP itu, baik GIbran dan Purnomo sama-sama menyatakan bakal sabar menunggu. Namun, cara yang dilakukan keduanya tampak berbeda. 

Pasalnya, ternyata Gibran diam-diam terus 'bergerilya'. Sedangkan langkah Purnomo, sejauh ini belum terpantau. 

Dilansir detik, Kamis 20 Februari 2020, Gibran mengakui pihaknya terus berkomunikasi secara intensif dengan petinggi DPP PDIP. Antara lain Ketua DPP PDIP Puan Maharani, Prananda Prabowo, Bambang Wuryanto dan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.

"Kalau komunikasi (dengan DPP) setiap hari. Kita dengan Pak Hasto, Mbak Puan, Mas Prananda, komunikasi setiap hari," lontarnya di kawasan Ngemplak, Banjarsari, Solo, Rabu (19/2/2020) kemarin.

Tak hanya itu, Gibran juga suka mengirim foto-foto kegiatan blusukannya kepada Hasto dan Puan. Menurutnya, itu dilakukan karena petinggi DPP juga kerap menanyakan kegiatannya.

"Beliau-beliau yang di Jakarta kan menghendaki foto-foto kegiatan saya setiap hari. Blusukan ke mana, ketemu siapa, ada asosiasi apa," terangnya. 

Soal belum diumumkannya rekomendasi, Gibran mengaku tidak mengetahui. Dia mendapatkan informasi bahwa rekomendasi diumumkan pada akhir bulan ini.

"Tunggu aja, dari Pak Hasto menyampaikan setelah Hari Raya Galungan. Kita tunggu aja. Akhir bulan mungkin. Saya nggak tahu, mungkin lho," katanya.

Baca juga: Ada yang Salah Dengan Baliho Puan Maharani, Fadli Zon: Kebinekaan Bukan Kebhinnekaan

Sementara di sisi lain, pesaing Gibran, Achmad Purnomo, tetap optimistis menyambut keputusan DPP PDIP. Meski demikian, ia pasrah apa pun hasilnya.

"Sabar menunggu, optimis, pasrah," lontarnya. 

Sebelumnya, Purnomo pernah menyampaikan kepada DPP PDIP agar segera mengumumkan nama calon untuk Pilkada Solo. Menurutnya, semakin cepat diumumkan, maka internal partai bisa semakin cepat kondusif.

"Semua rekomendasi kalau bisa secepatnya, khususnya Solo. Ya dulu dijawab (oleh DPP) 'ya ya ya', tapi kok belum, daerah lain malah sudah," ujarnya ketika itu. ***


Informasi Anda Genggam


Loading...