Menu

Ahok Dituntut Mundur Oleh Massa 212, Erick Thohir Ngotot Pertahankan, Alasannya Begini

Satria Utama 23 Feb 2020, 06:40
Erick Thohir  dan Ahok
Erick Thohir dan Ahok

RIAU24.COM -  Salah satu orator Aksi 212 yang juga Direktur Indonesian Resources Studies (IRESS), Marwan Batubara, meminta Ahok dari mundur dari posisinya di Pertamina atas tudingan tersangkut kasus korupsi. Menurutnya, Ahok masih tersangkut sekitar 6-10 kasus korupsi yang belum diproses. 

Merespons tuntutan tersebut, Erick Thohir  menegaskan bahwa pergantian direksi maupun komisaris di perusahaan Badan Usaha Milik Negara dilakukan berdasarkan Key Performance Indicators  (Indikator Kinerja Utama).

"Saya tidak mau melakukan pergantian karena hal-hal personal, selama KPI-nya jalan ya lanjut," ucap Menteri BUMN tersebut Sabtu (22/2) seperti dilansir CNN Indonesia.

Erick menilai aspirasi Marwan hal wajar, karena sebagai warga negara ia memiliki hak mengemukakan pendapat atas ketidakpuasan sebuah kebijakan.

"Saya rasa era di Indonesia adalah demokrasi, ketika ada sebagian kelompok mengemukakan pendapat bahwa ada ketidakpuasan itu ya normal saja," imbuhnya.

Meski begitu,  ia menginginkan direksi dan komisaris BUMN menjabat hingga akhir periode. Menurutnya,  gonta-ganti alias bongkar pasang direksi dan komisaris tidak baik karena dalam membangun sebuah bisnis dibutuhkan kesinambungan. 

"Apa yang dilakukan daripada komisaris dan direksi, saya tidak mau dikotomi komisaris dan direksi, di Pertamina tiga bulan terakhir saya rasa baik," katanya.

Ahok ditunjuk oleh Erick Thohir menjadi Komisaris Utama Pertamina pada November lalu. Tak hanya menduduki posisi Komisaris Utama, Ahok juga dipercaya sebagai Komisaris Independen Pertamina.***