Sekjen PSI Ajak Hadang Anies Baswedan di Pilpres 2024, Minta Dorong Ridwan Kamil dan Ganjar Maju

Riki Ariyanto
Minggu, 23 Februari 2020 | 20:58 WIB
Sekjen PSI Antoni blak-blakan akan hadang Anies Baswedan jika maju di Pilpres 2024 (foto/int) R24/riki Sekjen PSI Antoni blak-blakan akan hadang Anies Baswedan jika maju di Pilpres 2024 (foto/int)

RIAU24.COM - Minggu 23 Februari 2020, Nama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan termasuk sosok yang diprediksi bakal ikut meramaikan Pilpres 2024. Namun Sekretaris Jenderal Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Raja Juli Antoni menegaskan bakal menghadang itu.

Baca juga: Bukan Karena Prestasi, Ini Faktor yang Membuat Elektabilitas Prabowo Masih Tinggi



Dilansir dari Tempo, Sekjen PSI itu blak-blakan ingin hadang Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan maju di pemilihan presiden 2024. Meski berdasarkan survei versi Indo Barometer, selain Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto, Anies Baswedan merupakan salah satu calon presiden terkuat untuk maju Pilpres 2024.

Sekjen PSI Antoni jelaskan alasan partainya ingin menghadang Anies Baswedan sebab tidak ingin sosok yang membawa isu primordial dan retorika keagamaan yang dapat membelah masyarakat. Apalagi jika nanti sampai menjadi pemimpin Indonesia di masa yang akan datang.

Baca juga: Amin Rais Disandingkan Dengan Gus Dur, Begini Kata Yenny Wahid



"Anies kini menjadi simbol populisme. Saya ingin mengajak kepada teman-teman partai maupun masyarakat yang masih pro terhadap nasionalisme, saya kira harus ada barisan nasional yang secara serius menghadang figur yang fokus pada isu populisme ini," sebut Sekjen PSI Raja Juli di Hotel Atlet Century, Senayan pada Minggu, 23 Februari 2020.

Bagi Sekjen PSI Antoni, retorika sah-sah saja, hanya saja jika tanpa kinerja nyata, maka semuanya menjadi nihil. "Apakah kata-kata dapat membebaskan Jakarta dari banjir? Pak Anies sebagai seorang Gubernur yang inkompeten, hanya menggunakan retorika tapi tanpa kerja," sebut Sekjen PSI Antoni.

Bagi Sekjen PSI Antoni ada banyak tokoh-tokoh nasionalis, yang perlu didorong muncul. "Misalnya, Ridwan Kamil, Ganjar Pranowo, Ibu Risma, Pak Nurdin Abdullah dan tokoh-tokoh lain yang bisa menjadi pengganti Pak Jokowi," sebut Sekjen PSI tersebut.

"Saya kira dari kubu Pak Jokowi harus bisa mendorong tokoh-tokoh ini sekaligus untuk melakukan delegitimasi terhadap Pak Anies yang memang kerap menggunakan isu-isu populisme ini," kata Sekjen PSI Raja Juli Antoni. (Riki)


Informasi Anda Genggam


Loading...