Gara-gara Kebijakan Arab Saudi, Jamaah Umrah Asal Riau yang Sudah Sampai Madinah Terpaksa Pulang Kampung

Siswandi
Kamis, 27 Februari 2020 | 22:58 WIB
Ilustrasi jamaah umrah asal Indonesia di Kota Madinah. Foto: int R24/wan Ilustrasi jamaah umrah asal Indonesia di Kota Madinah. Foto: int
Bea Cukai

RIAU24.COM -  Kebijakan Pemerintah Arab Saudi yang menghentikan sementara jamaah umrah dari luar negeri, juga berdampak terhadap para jamaah asal Indonesia, khususnya Riau. Pasalnya, saat ini ada jamaah umrah asal Riau yang sudah berada di Madinah. Namun karena kebijakan itu, mereka terpaksa harus pulang kampung. 

Kondisi itu diungkapkan Ketua Association of The Indonesia Tours and Travel Agencies (Asita) Riau, Dede Firmansyah, Kamis 27 Februari 2020.

Baca juga: Artis Yang Pernah Nyinyirin Rachel Vennya, Malah Terciduk Nongkrong Bareng

"Sejumlah pengusaha travel di Riau juga berdampak penundaan keberangkatan umrah. Kalau jumlah pastinya kita belum menghimpun semuanya. Tapi yang pasti ikut berdampak di tempat kita," terangnya, dilansir detik. 

Saat ini, pihaknya telah menerima pengaduan dari anggota Asita Riau. Pasalnya, mereka baru saja mengurus visa untuk keberangkatan umrah, namun terpaksa ditunda karena kebijakan tersebut. 

Dede tak menampik, kebijakan Pemerintah Arab Saudi itu membuat pengusaha travel jadi merugi. Tidak hanya yang ada di Madinah, jamaah umrah asal Riau yang sudah berada di Jakarta juga terpaksa harus pulang kampung. Begitu juga jamaah yang berangkat dari Malaysia, terpaksa harus merasakan hal serupa. 

Baca juga: Sejarah Perlomba 17 Agustus

Lebih lanjut, Dede menerang, dalam sistem keberangkatan jamaah umrah, pihak travel harus membayar terlebih dahulu biaya penginapan. Meski terjadi pembatalan, namun biaya penginapan tetap harus dibayar. "Minimal harus bayar minimal 50 persen dari harga yang telah ditentukan," tambahnya. 

Terkait tiket pesawat, kata Dede, biasanya masih bisa dikompromikan dengan pihak maskapai. Terutama bila satu pesawat semuanya rombongan umrah menunda keberangkatan. "Kalau soal tiket pesawat kita masih bisa nego lah. Tapi kalau hotel ini memang tak bisa ditawar lagi. Walau tak jadi berangkat, tetap harus dibayar," ulangnya. ***


Informasi Anda Genggam


Loading...