Menu

Antisipasi Karhutla pada Musim Kemarau Panjang, PT IKPP Siagakan Peralatan

Riko 28 Feb 2020, 20:02
Herwansyah
Herwansyah

RIAU24.COM -  PT Indah Kiat Pulp&Papper sudah mempersiapkan berbagai kelengkapan peralatan guna melakukan antisipasi untuk mencegah Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) pada musim kemarau panjang di Riau.

Perkebunannya memiliki luas konsesi 290.000 hektar. Untuk itu PT IKPP memang harus waspada menghadapi musim kemarau ini.

Pencegahan dilakukan dengan memaksimalkan sosialisasi ke desa-desa bersama perangkat desa, serta menyebarkan  pamflet berisi larangan membakar lahan.

“Kita telah melakukan sosialilsasi bersama perangkat desa agar masyarakat tidak melakukan pembakaran lahan yang dampaknya sangat membahayakan. Kegiatan pencegahan dan pemadaman juga kita lakukan 5 KM diluar areal konsesi,” ujar Humas PT IKPP Herwansyah, kepada wartawan, Jumat 27 Februari 2020.

Di tahap pencegahan ini, IKPP menyusun peta area rawan kebakaran, membentuk satgas antikebakaran, membentuk pos pantau terpadu, serta sosialisasi kepada masyarakat dengan pemasangan papan informasi, penyebaran buklet, dan program Desa Makmur Peduli Api atau DMPA,” kata Herwansyah.

Ia mengungkapkan, untuk tahap persiapan, perusahaan telah menyiapkan 862 anggota regu pemadam kebakaran, 505 personel masyarakat peduli api, 46 unit speedboat, 5 unit airboat, 24 drone, dan 4-6  helikopter waterbombing.

Sementara untuk tahap deteksi dini, lanjut Herwansyah perusahaan melakukan patroli di darat, air, dan udara untuk melakukan pemantauan api melalui 32 unit kamera thermal dan CCTV serta 43 menara api yang tersebar di beberapa wilayah.

Penggunaan teknologi juga dilakukan melalui sistem monitoring titik panas melalui citra satelit yang langsung tersambung ke situation room yang bekerja selama 24 jam setiap harinya untuk memantau titik panas.

Seperti diketahui, BMKG telah megeluarkan prediksi cuaca dimana Riau akan mengalami kemarau panjang,  bahkan dengan panas yang cukup ekstrim. Kondisi ini sangat rawan terhadap kebakaran hutan dan lahan.