riau24

Umat Islam Dibantai, Begini Kemarahan Erdogan Terhadap India

Sabtu, 29 Februari 2020 | 09:57 WIB
Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan R24/ibl Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan

RIAU24.COM - Pembantaian umat Muslim di India mendapat kecaman dari Presiden Turki Recep Tayyip. Dia pun meradang saat mengetahui kabar pembantaian tersebut. Apalagi Erdogan selama ini dikenal sebagai simbol kebangkitan negara Islam. 

"India saat ini menjadi negara dimana pembantaian telah meluas. Pembantaian apa? pembantaian muslim. Oleh siapa? Hindu," ujar Erdogan di Ankara seperti diberitakan Viva.co.id dilansir Middle East Monitor, Sabtu 29 Februari 2020.

BACA JUGA : Setelah Berjabat Tangan Dengan Pejabatnya yang Positif Coroa, Begini Kondisi Presiden Rusia Vladimir Putin Saat Ini


Saat ini India memang menjadi sorotan dunia pasca tragedi kerusuhan berdarah di New Delhi yang menewaskan puluhan korban jiwa tak berdosa. Data terakhir korban meninggal mencapai lebih dari 42 orang dan korban luka mencapai ratusan.

Kerusuhan yang meletus di New Delhi dipicu karena pro-kontra UU Kewarganegaraan yang antimuslim. Dan ini menjadi kerusuhan berlatar belakang agama yang terburuk setelah tahun 2002 dimana saat itu lebih dari 1.000 orang meninggal.
BACA JUGA : Kisah Pria Malaysia yang Membagi-bagikan Makanan Untuk Lebih dari 100 Pekerja Bangladesh Selama Penguncian, Jadi Viral di Twitter

Terkait hal tersebut, Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi mengecam keras peristiwa kekerasan atas nama agama tersebut. Dia juga mengimbau agar umat beragama di India tidak merusak nilai kemanusiaan atas nama agama. 

Sedangkan PBNU meminta pemerintah India melakukan langkah-langkah yang strategis untuk segera mendamaikan masalah-masalah di dalam negerinya terkait bentrokan antara Muslim dan kaum Hindu garis keras yang merupakan mayoritas.

Penulis: R24/ibl



Loading...