Diguyur Hujan, Belasan Titik Karhutla di Wilayah Kabupaten Bengkalis Padam

Dahari
Jumat, 06 Maret 2020 | 13:34 WIB
Belasan titik api yang sempat membakar di sejumlah lokasi lahan gambut di wilayah Kabupaten Bengkalis (foto/Hari) R24/hari Belasan titik api yang sempat membakar di sejumlah lokasi lahan gambut di wilayah Kabupaten Bengkalis (foto/Hari)

RIAU24.COM - BENGKALIS- Sebanyak belasan titik api yang sempat membakar di sejumlah lokasi lahan gambut di wilayah Kabupaten Bengkalis dikabarkan padam, setelah diguyur hujan sedang hingga lebat sejak Kamis (5/3/20) kemarin.

Titik api (firespot) di atas 70 persen nihil ditemukan, di kawasan yang sebelumnya dilaporkan. Namun di kawasan areal yang terbakar sebelumnya, sejumlah petugas gabungan tetap disiagakan dan melakukan upaya pendinginan.

Baca juga: Dengan Program ESA Yang Mantap, Akan Berikan Bantuan Kepada UMKM Hingga 20 Juta



Laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bengkalis Kamis kemarin hingga pukul 18.00 WIB, musibah kebakaran lahan disampaikan di Kecamatan Rupat terjadi di atas lahan gambut di Desa Darul Aman, dengan luas yang terbakar mencapai sekitar 5 hektar lebih.

Disana puluhan petugas gabungan melakukan upaya pengendalian pemadaman serta pendinginan agar tidak menyebar dan meluas lagi.

Kemudian di Kecamatan Rupat Utara, karla di atas lahan kosong terjadi memasuki hari ke-12 di RT02/RW09  Dusun Hutan Samak Desa Titi Akar, luas lahan terbakar sekitar 2 hektar. Di lokasi ini sebagian besar hanya meninggalkan titik asap dan tim gabungan terus melakukan  pendinginan.

Baca juga: Sejumlah Tokoh Mandau Mengadu Soal Belum Ada Sekolah Tsanawiyah-Aliyah Negeri di Duri, ESA: Ini Akan Menjadi Prioritas Kami



Kendala sumber air yang jauh membuat tim gabungan agak kesulitan, air di dalam embung yang tersedia tidak mencukupi kebutuhan untuk melakukan pendinginan karena cepat kering.

Selanjutnya kebakaran di Kecamatan Bathin Solapan terjadi di Jalan Lintas Duri Dumai Km. 19 Desa  Boncah Mahang, dan di titik ini kondisi terakhir dilaporkan apoli berhasil dipadamkan.

Kemudian, terkahir dilaporkan kebakaran di Kecamatan Bengkalis lahan tidur dan perkebunan sawit di Desa Simpang Ayam diperkirakan luas lahan yang terbakar sekitar 6 hektar. Di lokasi ini memasuki hari ketiga proses pendinginan selesai oleh tim siaga.

"Hingga petang kemarin petugas hanya melakukan upaya pendinginan karena sudah nihil titik api setelah memang adanya guyuran hujan sedang hingga lebat," ujar Kepala Pelaksana BPBD Bengkalis, H. Tajul Mudarris, Kamis 5 Maret 2020 malam tadi. (R24/Hari)



Informasi Anda Genggam



Loading...