Pulau Bengkalis Diselimuti Asap Tebal, Ini Keterangan Kapolres dan Kalaksa BPBD

Dahari
Selasa, 10 Maret 2020 | 10:14 WIB
Kabut asap tebal selimuti pulau Bengkalis (foto/Hari) R24/hari Kabut asap tebal selimuti pulau Bengkalis (foto/Hari)

RIAU24.COM - BENGKALIS- Pasca terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) disejumlah titik wilayah di Kabupaten Bengkalis, Riau.

Selasa 10 Maret 2020 sekira pukul 08.00 WIB. Kabupaten Bengkalis, khususnya di pulau Bengkalis kabut asap tebal selimuti pulau Bengkalis.

Baca juga: Dengan Program ESA Yang Mantap, Akan Berikan Bantuan Kepada UMKM Hingga 20 Juta



Pantauan Riau24.com pagi, kabut asap cukup pekat dengan jarak pandang terbatas. Asap asap tebal tersebut tanpak terlihat jelas oleh kasat mata.

"Pagi ini asapnya diduga dari karhutla lumayan tebal. Apalagi dengan kabut asap ini mata sudah mulai terasa perih," ungkap Prayetno warga Bengkalis.

Baca juga: Sejumlah Tokoh Mandau Mengadu Soal Belum Ada Sekolah Tsanawiyah-Aliyah Negeri di Duri, ESA: Ini Akan Menjadi Prioritas Kami



Diutarakan Budi, meskipun dengan kondisi kabut asap yang lumayan tebal, di pulau Bengkalis aktivitas sekolah masih tetap berjalan normal.

Sementara itu, Kapolres Bengkalis AKBP Sigit Adiwuryanto ketika diwawancarai mengenai Kabut asap tersebut belum bisa menyimpulkan apakah pagi ini kabut dari asap ataukah kabut akibat dari embun.

"Ini kabut asap atau embun, kita belum tau lagi. Soalnya matahari mulai muncul," ungkap Kapolres singkat.

Kepala BPBD Bengkalis Tajul Mudaris ketika dikonfirmasi mengaku belum tau apakah pagi ini ada kabut asap atau tidak. "Kabut asap atau tidak saya belum tau, soalnya wilayah Bengkalis yang masih terbakar adalah di pulau Rupat," ujar Tajul singkat. (R24/Hari)



Informasi Anda Genggam



Loading...