Jika Dipilih Jokowi Pimpin Ibu Kota Baru, Ahok Dibolehkan Rangkap Jabatan

M. Iqbal
Kamis, 12 Maret 2020 | 13:50 WIB
Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahja Purnama R24/ibl Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahja Purnama

RIAU24.COM - Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama alias Ahok menjadi salah satu kandidat calon Kepala Badan Otorita Ibu Kota Negara Baru.

Jika Ahok nantinya terpilih oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai Kepala Badan Otorita Ibu Kota Baru, bagaimana jabatan Komisaris Utama (Komut) PT Pertamina yang diembannya saat ini?

Mengutip dari laman Detik.com, Kamis, 12 Maret 2020, Wakil Menteri BUMN Budi Gunadi Sadikin mengatakan jika menjadi Kepala Badan boleh merangkap jabatan sebagai Komisaris.

Baca juga: Ada Apa dengan Hari Kebangkitan Nasional?

"Setahu saya kalau dia jadi Kepala Badan boleh jadi Komisaris," ujar Budi, Kamis 12 Maret 2020.

Dia menjelaskan, yang tidak boleh adalah Badan Kepala merangkap jabatan sebagai Direktur Utama.

"Kalau Kepala Badan nggak boleh jadi Direktur setahu saya. Tapi boleh sebagai Komisaris. Sepengetahuan saya begitu," lanjutnya.

Baca juga: Fakta Mengejutkan Tentang Dea Onlyfans, Terjerat Kasus Pornografi Hingga Mengaku Hamil

Jika Tumiyana yang dipilih Jokowi sebagai Kepala Badan Otorita Ibu Kota Baru, ia harus melepas jabatannya sebagai Direktur Utama PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.

Untuk diketahui, Ahok dan Tumiyana merupakan dua pengurus BUMN yang masuk ke dalam bursa calon Kepala Badan Otorita Ibu Kota Negara Baru.

Selain itu, ada nama lain yakni Menteri Riset Teknologi dan Kepala Badan Riset Inovasi Nasional Bambang Brodjonegoro, serta Bupati Banyuwangi Azwar Anas.


Informasi Anda Genggam


Loading...