Menu

Muazin di Timur Tengah Ini Menangis Saat Azan, Pasca Negaranya Tutup Masjid Akibat Virus Corona

Riki Ariyanto 14 Mar 2020, 21:36
Muazin di salah satu masjid di Kuwait, di Teluk Persia, Timur Tengah menangis setelah pemerintahnya menutup sementara masjid (foto/ilustrasi)
Muazin di salah satu masjid di Kuwait, di Teluk Persia, Timur Tengah menangis setelah pemerintahnya menutup sementara masjid (foto/ilustrasi)

RIAU24.COM -  Sabtu 14 Maret 2020, Muazin di salah satu masjid di Kuwait, di Teluk Persia, Timur Tengah (Timteng) viral di media sosial (Medsos). Hal itu sebab muazin mengumandangkan azan dengan lantunan yang menyayat hati.

zxc1

Dilansir dari Okezone, azan tersebut dikumandangkan setelah pemerintah setempat mengumumkan penutupan sementara masjid sebab wabah virus corona baru atau COVID-19 yang merebak di sana.

Dalam video azan yang viral di media sosial, sang muazin terdengar menangis. Terutama saat sampai pada akhir azan. Lantunan azan yang emosional itu bikin banyak warganet turut merasakan kesedihan.

Pada Jumat (13/3/2020) Kementerian Awqaf dan Urusan Keislaman mengumumkan bahwa shalat lima waktu yang biasanya diadakan di masjid-masjid sudah dibatalkan.

zxc2

Hanya saja para muazin akan tetap mengumandangkan azan tetapi kata-kata kata-kata Hayya ala sholah (marilah kita salat) yang biasa diserukan digantikan menjadi Asholatu fi buyutikum (salatlah di rumah). Perubahan itu akan diberlakukan sampai pemberitahuan berikutnya.

Wabah virus corona atau covid-19 baru sudah menjadi masalah serius di negara-negara Timur Tengah (Timteng) dengan lebih dari 11.000 kasus yang di kawasan tersebut. Bahkan Iran menjadi negara yang terparah menghadapi virus corona setelah Korea Selatan (Korsel) dan Italia.

Bahkan Arab Saudi menghentikan kegiatan umrah dan sempat menutup Masjidil Haram di Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah. Hal itu menjadi yang pertama kali terjadi dalam sejarah Islam. Namun semua itu diberlakukan untuk mengambil langkah mencegah penyebarannya virus corona ayau covid-19. (Riki)