Menu

Minta Maaf Karena Salah Sampaikan Data TKA Asal China, Kapolda Sultra Ungkap Dapat Info dari Pihak Ini

Satria Utama 17 Mar 2020, 19:51
Kapolda Sultra Brigjen Merdisyam
Kapolda Sultra Brigjen Merdisyam

RIAU24.COM -  Banyak dapat kritikan dan kecaman dari publik terkait kasus kedatangan TKA dari China di Bandara Haluoleo Kendari, Kapolda Sultra Brigjen Merdisyam akhirnya meminta maaf.  Ia juga turut menyampaikan klarifikasi atas pernyataannya sebelumnya.

"Permohonan maaf kepada rekan-rekan sekalian dari saya sebagai Kapolda Sultra," kata Brigjen Merdisyam, Selasa (17/3/2020).

Kapolda menjelaskan perbedaan itu terjadi karena info awal yang didapatnya juga berbeda. "Berdasarkan informasi awal yang kami peroleh langsung dari pihak otoritas Bandara Haluoleo dan Danlanud Haluoleo yang menyatakan bahwa benar WNA China berasal dari Jakarta dan mereka sudah dilengkapi dengan visa dan medical certificate atau HAC yang merupakan persyaratan masuk orang asing," jelasnya seperti dilansir detik.com.

Versi Kakanwil Menkum dan HAM Sultra, Sofyan, 49 TKA China asal Henan itu masuk mulanya terbang dari China ke Thailand. Mereka dikarantina sebelum terbang ke Jakarta. Dari Jakarta, barulah 49 TKA China itu ke Kendari. Para TKA tersebut telah mendapat sertifikat sehat.

Selain itu, saat memberikan keterangan, ia telah melakukan koordinasi dengan pihak perusahaan, dalam hal ini PT VDNI.

"Kami sudah koordinasi dengan pihak perusahaan, yakni VDNI, bahwa TKA yang masuk ini merupakan TKA lama, karena tidak ada TKA baru yang datang," ujar Merdisyam.

Halaman: 12Lihat Semua