Walikota Bogor Bima Arya Positif Corona, Belasan Wartawan Masuk Daftar OPD

Satria Utama
Sabtu, 21 Maret 2020 | 08:55 WIB
Bima Arya R24/saut Bima Arya

RIAU24.COM -  Berdasarkan rapid test,  Wali Kota Bogor, Bima Arya dinyatakan positif corona. Kondisi membuat belasan wartawan di Kota Bogor was-was dan cemas. Pasalnya, mereka sempat mengikuti konferensi pers Wali Kota Bogor, Bima Arya.

Para wartawan itu kini masuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) virus corona.  "Serius parno banget ini. Sekarang di rumah aja, isolasi diri sambil nunggu arahan ke depan," ucap seorang wartawan yang berstatus ODP melalui sambungan telepon, Jumat 20 Maret 2020.

Baca juga: Cerita Lucky Matuan, Prajurit Elite TNI yang Memilih Membelot ke OPM

Wartawan salah satu televisi nasional itu mengatakan statusnya sebagai ODP pun sangat dirasa merugikan dirinya dan keluarga. Sebab, menurut dia selama menjalani masa pemantauan ini tidak banyak yang bisa dia lakukan selain hanya diam di rumah dan paling jauh pun keluar untuk berjemur. Selain itu dia pun tidak bisa berdekatan atau bermain dengan anaknya.

Dia bercerita saat mewancarai Bima Arya sudah menggunakan Alat Pelindung Diri, seperti Masker dan pemakaian hand sanitizer. Bahkan saat masuk gerbang pun dia memakai hand sanitizer yang dipersiapkan, lalu sebelum masuk ke ruangan kembali dia gunakan hand sanitizer kedua kalinya.

Namun sebaliknya dia mengaku cukup heran, ketika bertemu dan melihat sang Wali Kota yang tidak menggunakan masker padahal posisinya saat itu sudah ODP, sepulangnya dari luar negeri. "Tapi kan kita semua gak ada yang menyangka ya (Bima Arya positif corona)," ucapnya seperti dilansir Tempo. 

Baca juga: Nagita Slavina Umumkan Hamil Anak Kedua, Raffi Ahmad: Mirip Aku Atau Gigi Ya

Selanjutnya wartawan itu mengatakan saat ini dirinya bisa mengambil hikmah dari kejadian yang menimpanya. Yakni lebih bisa beristirahat dari rutinitas sehari-hari, juga bisa mengambil pelajaran ternyata betul Covid-19 ini adalah ancaman gawat darurat yang mana bisa menimpa siapa aja dan bisa membunuh.

Sehingga dia berharap pemerintah lebih serius dalam mengatasi wabah virus corona. "Banyak hikmahnya. Intinya kita harus jauh lebih waspada, ini bukan lelucon," ujarnya. 


Informasi Anda Genggam


Loading...