Nenek Kelahiran 17 Agustus di Inhil Ini Terima Bantuan Pangan Non Tunai

Ramadana
Sabtu, 21 Maret 2020 | 14:40 WIB
Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) oleh Polsek Concong (foto/Rgo) R24/rgo Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) oleh Polsek Concong (foto/Rgo)

RIAU24.COM - INHIL- Saat penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) oleh Polsek Concong di Kelurahan Concong Luar, Kecamatan Concong, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhill) ada yang unik, nenek 74 tahun penerima bantuan bernama Indonesia. 

Baca juga: Disdagtri Inhil Gelar Sidang Tera Ulang Alat UTTP



"Saat itu kami menyalurkan bantuan sosial program BPNT. Saat kami panggil Indonesia, nenek itu maju kedepan sembari membawa berkas," sebut Kapolsek Concong, Ipda Heriman Putra, Jumat 20 Maret 2020. 

Dari cerita nenek Indonesia, nama yang diberikan orang tuanya, bukan tanpa alasan, karena nenek ini lahir tepat dihari kemerdekaan Republik Indonesia. "Nenek itu mengaku lahirnya 17 Agustus 1945 lalu," katanya. 

Heriman menuturkan bahwa nenek ini berasal dari Palembang dan sehari-hari akrab disapa masyarakat setempat Nyai Indonesia. "Dia tinggal di Lubuk Bakau, salah satu RW yang ada di Kelurahan Concong Luar," kata mantan Paur Humas Polres Inhil ini.

Baca juga: Tokoh Pemuda Pulau Kijang Inhil Minta Pemerintah Cari Solusi Anjloknya Harga Kelapa dan Pinang



Heriman kembali menuturkan nenek Indonesia memiliki sembilan anak, saat ini ada enam orang anaknya yang masih hidup dan menemaninya setelah suaminya meninggal.

Atas penyaluran bantuan ini, heriman mengatakan Nenek Indonesia mengucapkan terima kasih kepada pemerintah.

"Dia sangat senang karena telah mendapatkan bantuan itu dan tentunya akan meringankan sedikit beban dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari," tandasnya. (R24/Rgo)


Informasi Anda Genggam


Loading...