Staf Wakil Presiden Amerika Mike Pence Positif Corona, Donald Trump Negatif Covid-19

Riki Ariyanto
Minggu, 22 Maret 2020 | 08:07 WIB
Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Mike Pence (foto/int) R24/riki Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Mike Pence (foto/int)

RIAU24.COM - Minggu 22 Maret 2020, Penyebaran virus corona atau covid-19 di wilayah Amerika Serikat (AS) makin memprihatinkan. Terbaru seorang anggota staf di kantor Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Mike Pence positif covid-19.

Dilansir dari Okezone, pengumumannya sudah dilakukan di kantor Wapres AS pada Jumat 20 Maret. "Sore ini kami diberi tahu bahwa seorang anggota Kantor Wakil Presiden dinyatakan positif terkena virus corona," sebut Katie Miller, sekretaris pers Pence seperti dilaporkan Fox News, Sabtu (21 Maret 2020).

Baca juga: Tencent China Memecat 70 Staf, Memasukkan 13 Perusahaan ke Dalam Daftar Hitam Kampanye Anti-korupsi



"Baik Presiden Trump maupun Wakil Presiden Pence tidak memiliki hubungan dekat dengan individu tersebut," kata Katie Miller.

Hanya saja Kantor Wapres Pence tidak mengidentifikasi jabatan pasien tersebut. “Pelacakan kontak lebih lanjut sedang dilakukan sesuai dengan pedoman CDC (pusat kontrol penyakit menular AS),” lanjut Katie Miller.

Seperti yang diketahui Presiden AS Donald Trump telah menunjuk Pence dalam memimpin gugus tugas virus corona atau covid-19. Dalam beberapa hari terakhir, Trump bergabung dengan Pence untuk briefing.

Baca juga: Dihina Seorang Penjual Mobil, Petani Karnataka Kembali Dengan Uang Ratusan Juta Dalam 30 Menit Untuk Membeli Satu SUV



Seminggu yang lalu, Donald Trump mengambil tes virus corona, setelah berinterkasi dengan pasein virus corona, hasil tes menyatakan negatif.

Sementara wakil presiden menyebut dia belum melakukan tes. "Aku belum diuji. Aku berkonsultasi secara teratur dengan dokter Gedung Putih, dan dia berkata aku tidak pernah interaksi pada siapa pun yang terpapar virus, dan istriku dan aku tidak memiliki gejala," ujarnya Senin lalu.

Sampai Jumat malam, setidaknya Amerika Serikat (AS) punya lebih dari 18.000 kasus dikonfirmasi virus corona atau covid-19. 227 orang terinfeksi di antaranya sudah meninggal dunia. (Riki)


Informasi Anda Genggam


Loading...