Menu

Ditolak Warga, Pemakaman Pejabat Pemko Medan Diduga Korban Corona Malam Ini Sempat Terkendala

Satria Utama 25 Mar 2020, 23:10
Ilustrasi
Ilustrasi

RIAU24.COM -  Suasana di pekuburan muslim Mandailing Jl. Brigjen Katamso, Rabu (25/3) malam,  masih terlihat ramai menyusul rencana pemakaman jenazah Drs Mussadad, Asisten Pemerintahan Pemko Kota Medan. Musaddad yang meninggal meninggal sore tadi diduga korban Covid -19.

Hingga pukul 22:00 peti jenazah masih tergeletak di areal pekuburan. Sementara petugas yang membawa jenazah menghindari lokasi, dan memilih menunggu di luar area pekuburan.

Salah seorang warga Noni mengatakan, sebelumnya melihat tiga petugas berpakaian astronot berwarna orange di pekuburan. Saat itu lubang sudah digali, dan tak lama masuk mobil ambulan membawa peti jenazah.

“Dari dalam ambulan turun satu orang berpakaian astronot warna biru. Lalu mereka mengangkat peti jenazah.  Tetapi saat itu salah seorang diantaranya terlihat limbung. ‘Tiba-tiba para petugas tadi meletakkan peti jenazah dan meninggalkannya,” kata dia seperti dilansir waspada. Id.

Masyarakat yang melihat langsung emosi, mereka berteriak memaki maki petugas. Bahkan sebagai diantaranya menolak jenazah dimakamkan di pekuburan tersebut. “Kalau memang mau dikuburkan segera dikuburkan, jangan dibiarkan seperti itu,” kesal warga.

Salah seorang petugas menyebutkan, dipilihnya lokasi perkebunan tersebut atas perintah Pemko Medan.

Halaman: 12Lihat Semua