1200 Lebih Meninggal Akibat Corona, Ini Pertama Kali Kondisi Darurat Inggris Setelah Perang Dunia II

Riki Ariyanto
Senin, 30 Maret 2020 | 15:16 WIB
Inggris tengah dalam kondisi darurat akibat virus corona, pertama kalinya sejak Perang Dunia II (foto/int) R24/riki Inggris tengah dalam kondisi darurat akibat virus corona, pertama kalinya sejak Perang Dunia II (foto/int)

RIAU24.COM - Senin 30 Maret 2020, Inggris tengah dalam kondisi darurat akibat virus corona atau covid-19. Situasi ini pertama kalinya sejak Perang Dunia II.

Dilansir dari Okezone, Pemerintah Inggris telah mendirikan apa yang disebutnya pusat-pusat koordinasi strategis di seluruh Inggris. Hal itu guna mendistribusikan pasokan kepada masyarakat untuk membantu mengatasi pandemi virus corona atau covid-19.

Baca juga: WHO Sebut Kasus Monkeypox Diperkirakan Meningkat Secara Global



VOA melaporkan lebih dari 22 ribu kasus virus corona yang sudah dikonfirmasi di Inggris. Bahkan Perdana Menteri (PM) Boris Johnson dan Pangeran Charles dikonfirmasi positif terjangkit virus corona. Lebih dari 1.200 orang telah meninggal dunia.

Pejabat kesehatan menyebut karantina wilayah (lockdown) dapat berlangsung selama enam bulan, hanya saja jika masyarakat mematuhi anjuran dan kondisi membaik, lockdown dan pembatasan lain bisa dilonggarkan.

Baca juga: Wanita Ini Diejek setelah Sebut Boneka Barbie Sebarkan Satanisme dan Bikin Anak-anak Kerasukan



Sementara Di Moskow, lockdown baru akan dimulai. Wali Kota Sergei Sobyanin menyebut mulai Senin (30/3/2020), orang-orang hanya akan diperbolehkan keluar rumah untuk belanja makanan dan obat-obatan, atau layanan medis mendesak.

Polisi bakal keluarkan izin khusus bagi siapa saja yang tak dapat bekerja dari rumah. Moskow catat 1.000 kasus dan kepala Gereja Ortodoks Rusia anjurkan para jemaat untuk beribadah di rumah saja, agar meminimalisir jatuhnya korban akibat virus corona. (Riki)


Informasi Anda Genggam


Loading...