riau24

Permintaan Anies Baswedan Lockdown Jakarta Ditolak Jokowi, Jonru Ginting: Daerah Lain Dibiarkan Saja, Aneh Sungguh Aneh

M. Iqbal
Selasa, 31 Maret 2020 | 11:28 WIB
Presiden Joko Widodo R24/ibl Presiden Joko Widodo

RIAU24.COM - Permintaan Gubernur DKI Anies Baswedan untuk memberlakukan karantina wilayah di Jakarta ditolak oleh pihak Istana Kepresidenan.

Penolakan tersebut menjadi perhatian bagi para netizen. Bahkan, Pegiat Media Sosial, Jonru Ginting menanggapi penolakan tersebut.

Jonru sendiri kemudian menyinggung daerah lain yang sudah melalukan lockdown tapi dibiarkan oleh pusat.


BACA JUGA : Bersiap Untuk New Normal, PSBB Pelalawan Tak Diperpanjang


"Padahal daerah2 lain sudah lockdown dibiarkan saja. Aneh sungguh aneh. #TolakDaruratSipil," kata Jonru di akun Twitternya hari ini.

Diberitakan sebelumnya, Adapun alasan ditolaknya permintaan Anies tersebut karena Presiden Joko Widodo (Jokowi) memilih menerapkan kebijakan pembatasan sosial berskala besar.

"Tidak diterima, itu otomatis ditolak," kata juru bicara Presiden Jokowi, Fadjroel Rachman.

Meski demikian, kata dia, pemerintah daerah masih bisa menerapkan isolasi terbatas di wilayahnya. Isolasi itu diberlakukan di tingkat RT/RW atau desa.

BACA JUGA : Jika Harus Adaptasi New Normal, Pemerintah Jujurlah Terlebih Dulu

Netizen juga ikut mengomentari kicauan Jonru Ginting tersebut. Ini kata para netter.

"Mungkin karena Jakarta (masih) pusat pemerintahan, sehingga bla bla bla...," kata salah satu netizen.

"Fix warga Jakarta dan warga Indonesia diluar Jakarta jgn salahkan pak Anies lagi... Kita sudah sama2 tau kan..," ujar salah satu netizen.

"ketika orang yang sebenernya beneran peduli ditolak oleh orang yang peduli karena suatu kepentingan. sedih. cepat sembuh negeriku," komentar netizen lainnya.

"Perhatikan dengan jelas.
Menurut Fadjroel dan didukung Fadjroel, Presiden Jokowi menolak permintaan perberlakuan Karantina Wilayah di Jakarta.
Dan oleh Plt Menhub Luhut, perintah Anies untuk menghentikan Bus AKAP juga ditolak. 
Jika Jakarta memburuk itu tanggung jawab mereka," ujar netizen.



Informasi Anda Genggam



Loading...