Menu

Tragis, Satu Keluarga Dihantam Serangan Pesawat Tak Berawak Milik AS di Somalia, Satu Jasad Hancur dan Lainnya Alami Cacat Permanen

Devi 2 Apr 2020, 09:54
Tragis, Satu Keluarga Dihantam Serangan Pesawat Tak Berawak Milik AS di Somalia, Satu Jasad Hancur dan Lainnya Alami Cacat Permanen
Tragis, Satu Keluarga Dihantam Serangan Pesawat Tak Berawak Milik AS di Somalia, Satu Jasad Hancur dan Lainnya Alami Cacat Permanen

"Putriku terbunuh," kata Kusow, suaranya bergetar karena marah. "Apa yang telah dia lakukan pada siapa pun yang pantas mendapatkannya?"

Nurto meninggal di tempat, hidupnya harus berakhir dengan terlalu cepat. Dia baru berusia 18. Adik perempuannya, Fadumo, menderita luka parah. Gadis berusia 14 tahun itu telah menjalani dua operasi dan akan memerlukan bantuan medis lebih lanjut jika dia ingin melakukannya, menurut ayahnya.

"Kami tidak memiliki rumah sakit yang baik di sini. Dan kami tidak mampu membawanya ke tempat lain," tambah Kusow. Kota besar terdekat dengan Jilib adalah Kismayo, sekitar 110 km (70 mil) jauhnya di jalan yang buruk dan tidak aman.

Nenek Fadumo tidak selamat. Pecahan peluru dari ledakan itu merobek tulang kakinya hingga patah. Khadijo Mohamed berusia 80 tahun dan untuk pertama kalinya dalam lebih dari 70 tahun tidak lagi dapat berdiri dengan kedua kakinya.

"Dia tidak bisa berjalan lagi. Dia tidak bisa meninggalkan tempat tidurnya tanpa bantuan. Dia sudah tua. Dia kaget dan hampir tidak bisa bicara. Aku tidak tahu mengapa ada orang yang ingin melukainya," kata Kusow, putranya, seperti dilansir dari Al Jazeera.

Jilib dikendalikan oleh al-Shabab, kelompok yang terkait dengan al-Qaeda yang berjuang untuk menggulingkan pemerintah Somalia yang diakui secara internasional. Kelompok bersenjata itu diusir dari ibukota, Mogadishu, oleh pasukan Somalia yang didukung oleh pasukan Uni Afrika pada 2011.

Halaman: 123Lihat Semua