riau24

Wah, Korea Utara Hingga Hari Ini Masih 'Kebal' Dari Virus Corona

Riki Ariyanto
Rabu, 08 April 2020 | 12:19 WIB
Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un (foto/int) R24/riki Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un (foto/int)

RIAU24.COM - Rabu 8 April 2020, Siapa menduga Korea Utara (Korut) hingga saat ini masih kebal virus corona atau Covid-19. Pejabat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut sejauh ini Korut masih belum melapor kasus orang positif virus corona.

Data WHO menunjukkan total penghitungan kasus virus corona di dunia hampir 1,3 juta kasus Covid-19 yang dilaporkan secara resmi. 72.614 di antaranya meninggal dunia, tersebar di sekitar 206 negara dan wilayah.


BACA JUGA : Meski Ditentang Banyak Negara Dunia, Perdana Menteri Israel Ngotot Ingin Rampas Wilayah Tepi Barat dari Palestina




Tetapi beberapa negara termasuk Yaman, Korea Utara (Korut), Lesotho, Tajikistan, dan Turkmenistan belum melaporkan satu kasus pun.

Dilansir dari Okezone, Korea Utara masih terus melanjutkan pengujian dan telah mengkarantina lebih dari 500 orang. WHO menyebut menerima informasi terbaru dari Korea Utara tentang pandemi COVID-19 setiap minggunya. Kementerian kesehatan negara tertutup itu menyatakan bahwa mereka memiliki kapasitas untuk menguji virus corona di laboratorium rujukan nasional di Ibu Kota Pyongyang.

BACA JUGA : Hari Ini Masjid Nabawi Kembali Dibuka Untuk Umum



“Pada 2 April, 709 orang, 11 warga asing dan 698 warga (Korea Utara), telah diuji COVID-19. Tidak ada laporan kasus COVID-19. Ada 509 orang di karantina, dua warga asing dan 507 warga (Korea Utara),” ujar Perwakilan WHO untuk Republik Rakyat Demokratik Korea (DPRK)Dr. Edwin Salvador dalam sebuah surel yang dikutip Reuters, Rabu (8/4/2020).

"Sejak 31 Desember, 24.842 orang telah dibebaskan dari karantina, yang termasuk 380 orang asing," sebutnya kemudian.

WHO sudah menyampaikan Korea Utara (Korut) menerima primer dan probe untuk digunakan dengan tes diagnostik PCR virus corona dari sekutunya China pada Januari. WHO juga sudah mengirim pasokan peralatan pelindung.

Mengantisipasi virus corona, Korea Utara (Korut) sudah meningkatkan pemeriksaan perbatasan atau karantina. Pimpinan pasukan Amerika Serikat (AS) di Korea Selatan (Korsel) menyebut pada pertengahan Maret bahwa Korea Utara (Korut) mengunci pasukan militernya dikunci selama sekira 30 hari dan baru-baru ini melanjutkan pelatihan.

"Kami melakukan lockdown ... Kami sangat berhati-hati tentang penyebaran virus ini. Saya mengetahui kami tidak punya kasus (COVID-19), nol kasus," kata seorang diplomat Korea Utara di misinya di Jenewa di Reuters. (Riki)



Informasi Anda Genggam



Loading...