riau24

Perintah Menkeu Jelas, Seluruh Anggaran Pemerintah Daerah Fokus Penanganan Corona, Begini Kata Walikota Pekanbaru

Ryan Edi Saputra
Jumat, 10 April 2020 | 16:15 WIB
Walikota Pekanbaru R24/put Walikota Pekanbaru

RIAU24.COM - PEKANBARU - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani memerintahkan seluruh dana pemerintah pusat dan pemerintah daerah, termasuk Pemko Pekanbaru, difokuskan untuk kesehatan. Dana tersebut dikerahkan seluruhnya dalam menangani pandemi virus corona.

"Kami sudah tiga hari video conference antara pemerintah pusat dengan daerah. Pada hari ketiga ini, kami menerima arahan dari empat menteri koordinator dengan tujuh menteri teknis. Arahannya lengkap," ungkap Wali Kota Pekanbaru Firdaus.


BACA JUGA : Tak Ada Penambahan Kasus Positif Covid-19 di Pekanbaru, Ini Pesan Jubir Gugus Tugas Untuk Warga...


Untuk mengantisipasi krisis sosial, sesuai arahan para menteri, krisis kesehatan menjadi fokus. Semua dana baik pemerintah pusat dan pemerintah daerah, termasuk juga biaya belanja mulai dari perjalanan, beli kertas dan sebagainya, diminta Menteri Keuangan agar dikurangi semuanya. 

"Dananya digeser baik dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) atau pun Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) difokuskan untuk kesehatan," ungkap Firdaus.

Selama pandemi virus corona, APBD akan sangat terkejut, terutama dari sumber pendapatan. Dana transfer dari pemerintaj pusat akan berkurang sangat signifikan. 

BACA JUGA : IRMA Ar Raudhah Bambu Kuning Kembali Berbagi Sembako

"Di daerah, pajak-pajak yang tadinya sudah diperkirakan menjadi sumber pendapatan, itu akan berkurang sangat signifikan. Ini adalah dampak pandemi virus corona," sebut Firdaus.

Pendapatan pajak yang berkurang ini berpengaruh terhadap ekonomi di negara kita. Hal ini tak jauh berbeda dengan negara-negara lain di dunia yang sedang dilanda pandemi corona. 

"Arahan dari para menteri sudah cukup jelas bahwa hal ini berawal dari darurat kesehatan karena adanya pandemi corona. Dari situ, berpengaruh kepada darurat ekonomi," ucap Firdaus.

Makanya, kegiatan-kegiatan ekonomi itu sudah terganggu semua. Sumber-sumber pendapatan negara dan daerah juga terganggu. (R24/put)



Informasi Anda Genggam



Loading...