Menu

Tak Banyak yang Tahu, Ternyata Pendiri Negara Bekas Koloni Spanyol Ini Adalah Orang Minang

Riki Ariyanto 19 Apr 2020, 11:18
Patung Raja Sulaeman pendiri Negara Filipina sebelum ditaklukkan penjajah Spanyol (foto/int)
Patung Raja Sulaeman pendiri Negara Filipina sebelum ditaklukkan penjajah Spanyol (foto/int)

RIAU24.COM - Minggu 19 April 2020, Siapa yang sangka ternyata Negara Filipina dulunya dipimpin oleh orang Indonesia yang berasal dari Minang Kabau. Ya, orang itu bernama Raja Sulaeman yang mulanya memimpin Filipina, sebelum akhirnya ditaklukkan koloni bangsa Spanyol.

zxc1

Dilansir dari Boombastis, di Filipina Raja Sulaiman menyebarkan agama Islam hingga ke pelosok negeri. Tetapi peperang besar dengan kolonial Spanyol membuat wajah Filipina berubah total yang bertahan hingga saat ini.

Dicatat pada pertengahan abad ke-16, wilayah Manila diperintah oleh tiga pemimpin besar yakni Raja Sulaeman, Raja Matanda dan Raja Lakandula. Ketiganya memimpin sebuah wilayah yang berbeda-beda, tetapi masih berada di dalam satu kawasan.

zxc2

takaitu.com menulis, Raja Sulaeman dan Raja Matanda menguasai area selatan Sungai Pasig yang kini bernama Manila. Sementara Raja Lakandula menguasai di bagian utara. Para pemimpin ini bahkan punya hubungan dagang dengan Ternate, Kesultanan Sulu, Cavite, dan Brunei.

Jauh sebelum kedatangan bangsa Spanyol dicatat Islam pada era Raja Sulaeman berkembang pesat. Dalam disertasi ‘Merantau: Pola Migrasi Suku Minangkabu’ tahun 1974 yang ditulis Mochtar Naim, mendapati jejak-jejak mengenai orang-orang Minang yang merantau ke Kepulauan Sulu, Filipina. Bahwa Raja Sulaeman dari Minangkabau yang merupakan pendiri kota Manila di Filipina.

Tulisan itu juga diperkuat dari laman republika yang melaporkan penamaan Kota Manila berasal dari kata fi’ amanillah, yang berarti di bawah lindungan Allah SWT.

Sempat berjaya beberapa dekade, komunitas Islam di Filipina tercatat cuma 11 persen dari total keseluruhan populasi negara tersebut. Walau begitu negara itu tak lepas dari sejarah kebesaran umat Islam yang menjadi pemimpin mereka sebelum kedatangan bangsa Spanyol.

Peninggalan Raja Sulaeman salah satunya adalah bangunan Intramorus Walle City. Sebagai bentuk penghormatan, patung Raja Sulaeman diabadikan dan diletakkan di Rizal Park, Manila. (Riki)