Sebut Pelarangan Mudik Pakai Strategi Militer, Ruhut Sitompul dan Ferdinand Hutahaean Berlomba Puji Luhut

Satria Utama
Rabu, 22 April 2020 | 07:05 WIB
Ruhut dan Ferdinand R24/saut Ruhut dan Ferdinand

RIAU24.COM -  Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan mengapa keputusan terkait mudik itu baru disampaikan sekarang. 

Strategi itu, menurut Luhut pelarangan itu memang merupakan langkah bertahap dan merupakan strategi militer. "Strategi pemerintah seperti strategi militer itu adalah strategi bertahap bertahap bertingkat berlanjut semua dipersiapkan matang, cermat," ujar Luhut melalui konferensi pers virtual, Selasa (21/4).

Baca juga: Jangan Khawatir Dengan Mata Minus, Lakukan Cara Ini Untuk Mengatasiny

Pernyataan Luhut soal pelarangan mudik menggunakan strategi militer langsung menuai pujian dua politisi nasional,  Ruhut Sitompul dan Ferdinand Hutahaean. Keduanya seakan berlomba memuji Luhut Panjaitan

"Pak LBP yg makin ganteng temani Pak Joko Widodo dlm suasana sekarang Abang Prajurit Sejati Purnawirawan Jenderal AD Kopassus terus kerja dgn Semangat Sapta MargaSumpah Prajurit MERDEKA, " komentar Ruhut dinakun Twitternya. 

Tak mau kalah dengan Ruhut,  Ferdinand juga menyampaikan puja puji untuk sang menteri yang kerap dijuluki publik menteri segala urusan tersebut. 

zxc, 2

"Luhut Binsar Panjaitan adalah seorang prajurit yang banyak makan asam garam pertempuran. Beliau seorang pasukan Komando, Pasukan Khusus AD. Jendral Bintang 4 yang kenyang pengalaman dan ilmu. Maka setiap langkah sdh dihitung dgn cermat meski banyak yg tak mampu mengikuti arahnya, " tulis Ferdinand Hutahean. 

 

Seperti diketahui,  larangan mudik ini efektif berlaku mulai 24 April. Sementara penerapan sanksi bagi pelanggar larangan mudik akan efektif diterapkan pada 7 Mei. 

Larangan mudik akan diterapkan di Jabodetabek, zona merah, dan daerah yang telah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).***


Informasi Anda Genggam


Loading...