Jokowi Larang Mudik Saat Corona, Wali Kota Solo: Yang Buat Aturan Jangan ke Solo Dulu

M. Iqbal
Kamis, 23 April 2020 | 06:12 WIB
Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo R24/ibl Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo
Bea Cukai

RIAU24.COM - Presiden Jokowi resmi melarang seluruh masyarakat mudik pada Idul Fitri 2020. Larangan tersebut berlaku untuk semua masyarakat dalam rangka mencegah penyebaran virus Corona atau COVID-19.

Dilansir dari Detik.com, Rabu, 22 April 2020, mengenai hal tersebut, Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo menilai keputusan Jokowi yang melarang mudik Idul Fitri tahun ini terlambat. Tapi, dia tetap mendukung dan meminta para pejabat juga mematuhi aturan larangan mudik itu.

Baca juga: Deolipa eks Pengacara Bharada E Minta Bayaran Rp15 T ke Bareskrim, Ternyata Ini Maksud dan Tujuannya

Ketika ditanya jika pemudik adalah pejabat VIP, yakni sekelas gubernur dan menteri, Rudy meminta mereka tidak ke Solo. Termasuk VVIP atau setingkat presiden dan wakil presiden, dia meminta agar tidak ke Solo.

"(VIP) ya karantina. Kalau sudah membuat aturan seperti itu, orang Jakarta jangan ke Solo lah. Biar pun itu VVIP lah," ujar Rudy, Rabu 22 April 2020.

"Kalau yang membuat aturan VVIP, ya VVIP jangan ke Solo dulu. Masa VVIP mau saya karantina di Grha Wisata, ya nggak pantas," kata dia lagi.

Baca juga: Kejagung Tunjuk 30 JPU Tangani Kasus Pembunuhan Berencana Ferdy Sambo

Kemudian, untuk mengantisipasi lonjakan pemudik yang nekat, Rudy meminta agar pemerintah melarang transportasi umum. Tak hanya itu, dia juga meminta masyarakat melaporkan ketika ada pemudik yang pulang kampung.

"Untuk yang belum mudik ya sekalian saja transportasi dilarang. Masyarakat juga sekarang sudah punya kesadaran, kalau ada pemudik pasti dibawa ke Grha Wisata," tutupnya.


Mudik Corona Solo
Informasi Anda Genggam


Loading...