Menu

PT RAPP Meraih Public Relations Indonesia Awards 2020

Riki Ariyanto 27 Apr 2020, 09:11
PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) kembali meraih penghargaan Public Relations Indonesia Awards (PRIA) 2020 (foto/int)
PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) kembali meraih penghargaan Public Relations Indonesia Awards (PRIA) 2020 (foto/int)

RIAU24.COM - JAKARTA- PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) kembali meraih penghargaan Public Relations Indonesia Awards (PRIA) 2020. Perusahaan bagian dari grup APRIL ini berhasil meraih Silver Winner pada sub-kategori Community Based Development kategori swasta se Indonesia dengan judul entri Founder's Day.

Pelaksanaan pengumuman pemenang terasa berbeda tahun 2020 ini. Pasalnya malam penganugerahan yang semula dijadwalkan secara langsung di Semarang, Jawa Tengah, Kamis (2/4) tidak dapat terlaksana. Hal ini mengingat situasi pandemi Covid-19 yang semakin meluas.

zxc1

"Setelah berkoordinasi dengan tuan rumah Pemkot Semarang, sekaligus mematuhi imbauan pemerintah kami memutuskan menyelenggarakan PRIA 2020 secara daring, melalui kanal Youtube PR Indonesia Magazine, Senin, 20 April 2020, pukul 16.00 WIB," ujar Founder dan CEO PR Indonesia, Asmono Wikan.

Asmono juga mengucapkan selamat kepada seluruh pemenang yang telah menunjukkan perannya dalam membesarkan dunia PR di tanah air. Ia berharap semoga pada tahun mendatang makin banyak inovasi baru serta partisipan baru lainnya.

zxc2

Corporate Communications Assistant Manager RAPP, Disra Alldrick mengatakan pencapaian ini merupakan wujud kerjasama tim dan dukungan penuh berbagai pihak terutama perusahaan.

"Ini tahun ke-3 kita memperoleh penghargaan dari PR Indonesia. Hal ini merupakan hasil kerja keras tim sekaligus melihat perkembangan program PR di Indonesia saat ini," ujarnya.

Kompetisi profesi PR tanah air ini diikuti oleh lebih dari 100 korporasi dan organisasi, terdiri dari kementerian, lembaga, BUMN, anak usaha BUMN, BUMD, perusahaan daerah, perusahaan swasta, pemerintah provinsi/ kota/ kabupaten. Sebanyak 543 entri disubmit dan diterima panitia. Jumlah ini mengalami peningkatan dari tahun 2019 lalu yang hanya 476 entri.

Penilaian penghargaan ini berbasis penjurian, berisikan Dewan Juri dari para pakar PR dan CSR, konsultan/ agensi PR, tokoh asosiasi/ organisasi PR, jurnalis dan fotografer senior, pakar desain dan branding, serta pakar media sosial. (Rilis)