Update Covid-19 di Inhu, Ada Satu Hasil Rapid Tes yang Reaktif

Mohammad Rouf Azizi
Rabu, 29 April 2020 | 10:35 WIB
Update Covid-19 di Inhu, Ada Satu Hasil Rapid Tes yang Reaktif (foto/Rou) R24/rou Update Covid-19 di Inhu, Ada Satu Hasil Rapid Tes yang Reaktif (foto/Rou)

RIAU24.COM - INHU- Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Inhu kembali menyampaikan
update data covid-19, pada Selasa 28 April 2020 di Kantor Diskominfo Inhu.

Baca juga: Pengendara Motor yang Sedang Mabuk Bawa Diciduk Polsek Batang Gansal, Ternyata Bawa Narkoba Sabu 1,3 Kg

Dalam penyampaiannya, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Inhu, Jawalter Situmorang, M.Pd mengungkapkan bahwa, dari 226 Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang telah menjalani rapid tes pada Senin 27 April 2020, ada satu orang yang tesnya menunjukkan hasil reaktif.

ODP yang reaktif itu merupakan warga Pekanbaru yang bertugas di Rengat. Yang bersangkutan sudah dua kali pernah menjalani rapid tes, pada tes pertama negatif dan tes kali kedua reaktif.

Pada kesempatan tersebut, Mantan Guru berprestasi Nasional ini mengatakan, jumlah kumulatif ODP dari 22 Maret sampai dengan 27 April 2020 sebanyak 386 orang, ODP per hari ini 38 orang. Sehingga ODP selesai pemantauan 348 orang. Sedangkan Pasien Dalam Pengawasan dan terkonfirmasi masih nihil.

Baca juga: Musda Golkar Inhu Ricuh, DPD I Golkar Riau Diduga Berpihak



Kemudian, untuk jumlah kumulatif Pelaku Perjalanan (PP) dari tanggal 28 Maret - 27 April 2020 sebanyak 3.596 orang, dengan rincian, PP dalam pemantauan 1.085 orang (32%) dan PP selesai pemantauan 2.511 orang (68%).

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Inhu, Elis Julinarti saat dikonfirmasi terpisah oleh wartawan mengatakan bahwa, reaktif yang dimaksud adalah hasil tes rapid menunjukan hasil yang positif.

"Ada warga Pekanbaru yang bekerja di Inhu saat kita periksa menunjukan hasil tes yang reaktif, dan sekarang sudah menjalani perawatan di rumah sakit di Pekanbaru," ujar Kadinkes Inhu.

Menurutnya, tes dua kali dilakukan dalam sela waktu tujuh hari dan meski menunjukan hasil yang positif,  warga tersebut masih belum menunjukan gejala. Namun yang bersangkutan diketahui memiliki penyakit bawaan berupa penyakit maag. (R24/Rou)



Informasi Anda Genggam



Loading...