Menu

Luhut Sebut Menjelekkan Orang Bisa Bikin Puasa Batal, Ustaz Yahya Waloni: Sunat Dulu Baru Bisa Khotbah

Ryan Edi Saputra 5 May 2020, 10:56
Ustaz Yahya Waloni
Ustaz Yahya Waloni

RIAU24.COM - JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mewanti-wanti masyarakat untuk dapat menahan diri selama masa Ramadan berlangsung. Ia meminta, di Bulan Suci, sejumlah pihak tidak melontarkan pernyataan-pernyataan yang bernada negatif.

"Momen Ramadan ini jangan menjelekkan orang. Nanti puasamu batal," ujar Luhut dalam wawancara bersama Radio RRI akhir pekan lalu.

Menanggpi, Pernyataan Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan tersebut Ustadz Yahya Waloni. Bukan hanya mengkritik, Dia juga ceramahi Menko Luhut dengan sindiran. Iapun meminta meminta Luhut untuk menyempurnakan keislamannya sebelum memberikan ceramah keagamaan pada orang lain.

“Sunat dulu baru bisa khotbah,” kata Ustadz Yahya Waloni di akun Twitter-nya @UstadzWaloni.

Komentar Ustadz Yahya Waloni disetujui akun @DonAdam68 yang juga komentari Luhut. Dalam komentar DonAdam68 lihat penjelasan perkara yang membatalkan puasa yang tidak memiliki kesesuaian sama sekali dengan komentarluhut.

“Ada 8 perkara yang menyetujui makanan atau minuman ke dalam mulut. Menjelekan orang tidak termasuk Pak. Maaf…, ”kicau @DonAdam68.

“Tuh om Luhut disuruh sunat dulu kalau mau ceramah tentang orang berpuasa, barakAllah stad,” @puppetpresiden

“luhut nyebrang pagar, kena semprot,” @dektampu

“Lagian titit masih kuncup dah songong nyeramahin umat muslim,” @lm_btt. ***