Mundur Dari DPR dan PAN, Hanafi Rais Minta Maaf

Riko
Selasa, 05 Mei 2020 | 12:51 WIB
Hanafi Rais (net) R24/riko Hanafi Rais (net)

RIAU24.COM -  Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPR RI Hanafi Rais menyatakan diri mundur dari keanggotaan DPR priode 2019-2024.Tak hanya itu putra Amien Rais ini juga menyatakan mundur dari pengurus partai PAN. 

Baca juga: Usai Minta Rizky Billar Ceraikan Lesti Kejora Pinkan Mambo Dikecam Ustadz

Pengunduran diri Hanafi ini tertuang dalam surat pengunduruan dirinya yang ditandatangani langsung oleh Hanafi tertanggal 5 Mei 2020.

"Bersama surat ini, saya menyatakan mengundurkan diri dari kepengurusan DPP PAN 2020-2025, dari Ketua Fraksi PAN DPR, dan dari anggota DPR Fraksi PAN 2019-2024," tulis Hanafi dalam keterangan tertulis mengutip CNNIndonesia.com Selasa 5 Mei 2029.

Dalam surat itu, Hanafi tidak menjelaskan secara rinci alasan pengunduran dirinya. Dan Ia hanya menyampaikan permintaan maaf atas kekurangan selama ini. 

Namun Hanafi sempat menyingung pasca kongres PAN Februari silam, dimana Ia memiliki harapan dan berikhtiar agar PAN bisa menegakkan prinsip keadilan untuk menjaga keutuhan dan kebersamaan sesama kader. 

PAN menggelar kongres pada Februari 2020 lalu. Dalam Kongres itu, Zulkifli Hasan kembali terpilih sebagai Ketua Umum untuk masa jabatan 2020-2025.

Kongres sempat diwarnai kericuhan. Sejumlah pendukung kubu Amien Rais memprotes jalannya kongres yang dinilai tak adil dan melanggar AD/ART partai.

"Kita semua tahu bahwa PAN telah melewati proses kongres yang sarat dengan kekerasan dan mencoreng wajah partai sendiri. Kita hendaknya sudah dan terus mentaubati apa yang terjadi," kata Hanafi.

Baca juga: Begini Kabar Terbaru Lenny Marlina Aktris Tercantik di Era 1970-an

Dia menilai PAN melewatkan momentum untuk memperbaiki diri lebih bijaksana dalam berorganisasi dan bersikap.

"Kecenderungan melakukan konformitas terhadap kekuasaan, sekalipun didahului dengan kritik-kritik, bukan sikap yang adil di saat banyak kader dan simpatisan menaruh harapan PAN jadi antitesis pemegang kekuasaan," kata Hanafi.

 


Informasi Anda Genggam


Loading...